Parrot Analytics: Attack on Titan Adalah Serial “In Demand” Terlaris di Dunia untuk Tahun 2021

Titip Jepang-Attack on Titan

Perusahaan Parrot Analytics melakukan riset pasar yang hasilnya menunjukkan Attack on Titan menjadi acara televisi “in-demand” terpopuler dunia pada tahun 2021. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka acara tahunan Global TV Demand Awards ke-4. Anime ini berhasil mendapatkan award sebagai serial non-Inggris pertama, yang mana sebelumnya diraih oleh The Walking Dead dan Game of Thrones.

 

Attack on Titan

Selain Attack on Titan yang mendapatkan penghargaan untuk serial anime “in-demand” terlaris, Dragon Ball Z juga dinobatkan sebagai seri legacy terlaris. Lalu Disney Plus memenangkan penghargaan “exceptional streaming platform”. Drama Korea Squid Game mendapatkan penghargaan serial debut yang paling laris, yang pertama untuk serial non-bahasa Inggris.

Julia Alexander (Analis strategi senior) mengatakan bahwa hasilnya menunjukkan perubahan preferensi audiens untuk konten  internasional, lebih menyoroti aksesibilitas sebagai faktor kunci. “Serial anime berkualitas tinggi dari Jepang, seperti Attack on Titan, sekarang lebih mudah akses daripada sebelumnya. Kemudahan dalam proses pencarian, konsumsi, dan kemudian banyak dibicarakan ini yang menjadi faktor penting” kata Julia.

Setiap kategori pemenang berdasarkan data demand TV Global Parrot Analytics antara 1 Januari hingga 31 Desember 2021. Parrot mengungkapkan kepada ANN bahwa mereka menentukan permintaan berdasarkan “signal on the web”, seperti Facebook likes, data pencarian Google, dll.

Menurut siaran pers Parrot, demand global untuk anime meningkat sebanyak 118% tahun lalu, dan demand pangsa global genre tersebut meningkat dari 4,2% menjadi 7,1%. Anime adalah subgenre global paling laris ketiga pada tahun 2021, hanya kalah dari drama kriminal dan komedi.

Di seluruh dunia, permintaan konten non-Inggris meningkat hingga dua kali lipat dari tingkat permintaan konten berbahasa Inggris terhitung sejak Januari hingga Desember 2021. Permintaan global dengan konten berbahasa Jepang, yang sebagian besar serial anime, meningkat menjadi 83%, sementara permintaan konten berbahasa Korea hanya berkembang 37%.

Pada tahun lalu, Parrot melaporkan bahwa konsumsi anime global meningkat “hampir dua kali lipat sejak 2017.”

Yuk baca artikel lainnya di sini^^

 

Sumber: animenewsnetwork.com

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang

Tinggalkan Balasan