Tidak ada genre Yuri nya! “Whoever Steals This Book” memberikan cerita yang penuh dengan imajinasi diluar nalar hanya dari sebuah buku


Whoever Steals This Book atau Kono Hon o Nusumu Mono wa adalah novel Jepang yang ditulis oleh Nowaki Fukamidori. Novel ini diterbitkan oleh Kadokawa Shoten pada bulan Oktober 2020, dengan edisi paperback dirilis di bawah lini cetak Kadokawa Bunko pada bulan Juni 2023. Adaptasi manga yang diilustrasikan oleh Kakeru Sora diserialkan di majalah Young Ace milik Kadokawa Shoten dari Desember 2021 hingga Maret 2023 dan dikompilasi menjadi tiga volume tankōbon. Adaptasi film anime yang diproduksi oleh Kagokan ditayangkan perdana di Jepang pada bulan Desember 2025.
Pada 18 September 2026, mimin berkesempatan untuk menonton film Whoever Steals This Book secara perdana di bioskop kota mimin.
Mimin tidak menyangka film anime Whoever Steal This Book memberikan kesan yang kuat buat mimin di antara dunia film anime lainnya… Memberikan cerita yang nanggung namun memiliki kekuatan yang menurut mimin cukup hanya dalam sebuah one shot film.
Bagaimana kelanjutan reviewnya Whoever Steals This Book? Ini dia review film anime Whoever Steal This Book!
Perpustakaan Berumur Ratusan Tahun


Keluarga Mikura memiliki sebuah perpustakaan yang hidup ratusan tahun dan didalamnya terdapat ratusan buku langka yang jarang ditemui banyak orang. Keluarga Mikura telah menjaga perpustakaan hingga generasi ketiga, namun disana ada sebuah rumor yang beredar mengenai kutukan.
“Barangsiapa yang mencuri buku ini, maka dia akan hidup dalam cerita buku tersebut” Kurang lebih seperti itu. Sebuah kutukan yang dirapalkan bagi siapapun yang ingin membaca buku-buku di Perpustakaan selain keluarga Mikura.
Hingga pada suatu hari Mikura Mifuyu, generasi keempat keluarga Mikura yang masih menduduki bangku SMA datang ke Perpustakaan Mikura untuk bertemu dengan Bibi-nya. Ketika dia ingin membuka pintu perpustakaan, dia mendapatkan pintunya terbuka, dan secara tiba-tiba disana dia mendapatkan semacam pembatas buku yang bertuliskan sebuah peringatan, Mifuyu pun bertemu dengan gadis berambut putih bernama Mashiro lalu tertarik ke dunia fantasi yang tidak tahu dari mana asalnya.
Seisi kota pun ikut berubah dengan konsep dunia fantasi tersebut. Begitu juga dengan penduduk seisi kota. Pada awalnya mengenal Mifuyu, semua orang menjadi orang lain yang benar-benar memiliki nama dan watak yang sangat berbeda. Apakah kutukannya benar-benar ada di dalam perpustakaan Mikura sampai ketarik ke dunia lain?!
Keindahan Dunia Buku


Kurang lebih mimin sudah menuliskan sinopsis dari Whoever Steals This Book. Pertama kali mimin mencari tahu mengenai film ini, yang mimin dapatkan adalah genre Yuri. Yap, Yuri… Tapi setelah menonton, “Bagian Apa Yuri nya?”
Genre yang mimin dapatkan setelah menonton adalah fantasy dan supernatural. Sebuah kombinasi yang sangat mimin tidak kira-kira muncul dari gambaran posternya dan tentunya sinopsisnya. Kalian akan menemukan sebuah fantasi yang sangat luar biasa hanya dari sebuah buku dan didalamnya ada konten spiritualnya loh…
Pertama kita ke pembahasan fantasi. Fantasi dari Whoever Steals This Book berasal dari buku, dunia buku itu tergolong sangat biasa bagi orang umum yang mungkin jarang membaca. Tapi ketika seseorang membaca suatu buku, dia akan memiliki jangkauan yang begitu luas entah sampai mana imajinasinya tercapai. Hal ini sangat mempresentasikan buat pecinta buku yang memiliki wawasan dan imajinasi yang luas. Animasinya pun tentunya mendukung ini dengan imajinasi dari karya sang pembuat buku, semisal, kucing kecil yang berhasil diselamatkan Mifuyu lalu muncul kucing besar yang menutupi seisi kota, sebuah genre sci-fi antara spaceship yang menyerang seekor burung raksasa, bahkan ada tema black-white layaknya film barat… Sebuah imajinasi yang menggambarkan sebuah buku. Btw, buku di film ini merupakan karya novel jadi memang fantasi-nya sangat liar.
Tapi eh tapi, muncul unsur supernatural juga disini. Kamu akan diperkenalkan dengan kebudayaan Jepang yang menyembah Dewa ketika di kuil. Seluruh imajinasi yang jadi nyata berasal dari kekuatan supranatural yang mimin nggak akan share dari mana.
Memukau Dan Mendebarkan


Menurut mimin dalam segi animasi film ini cukup bagus. Setiap transisi nya terlihat dengan jelas ditambah penggambaran sebuah imajinasi seorang pecinta buku dengan baik. Kalian mau pertarungan? Jangan berharap film Whoever Steals This Book menyediakan hal ini. Perhatikan lagi dengan genre yang disediakan untuk film ini.
Kisah antara Mifuyu dan Mashiro selama berpetualang sangatlah mendebarkan. Mereka berdua dalam cerita ini mencari buku yang dicuri oleh seseorang, namun di dunia imajinasi dari buku yang diambil. Nah, setiap masalah yang diberikan dari buku yang mereka masuki sangatlah beragam. Konfliknya pn juga beragam tapi memiliki inti yang sama yang bisa diambil intinya adalah hati-hati ketika mencuri Buku dan bisa aja kalian terjun kedalam dunia tersebut.
Mifuyu yang tidak memiliki kekuatan dan hidup sebagai manusia harus bekerjasama dengan gadis misterius, Mashiro, yang memiliki pengetahuan mengenai dunia Buku yang mereka masuki. Disini bakalan banyak ketemu adegan kejar-kejaran dengan para pencuri, jadi adegan kejar-kejaran ini bisa diganti rasa mendebarkan dari pertarungan yang biasa kalian lihat dalam genre Shounen.
Kalau kalian malah cari yang humoris, mohon maaf tidak ada secara menyeluruh unsur humoris yang terlalu besar. Kebanyakan dari sisi humornya adalah keluguan dari seorang gadis SMA saja yang baru terjun ke dunia Buku. Walaupun sedikit, filmnya tidak terkesan kaku dan terasa sangat realistis. Ya… Ayahnya Mifuyu yang sedikit kocak sih wkwkwk
Perjanjian Dengan Dewa


Kalian akan melihat asal usul yang jelas tapi sayangnya dilakukan sangat singkat. Banyak misteri dalam kisah tersebut yang masih bisa digali lebih dalam. Tapi pasti filmnya akan memiliki durasi lebih panjang. Meski singkat ini pun cukup terjelaskan, singkat dan padat.
Misteri keluarga Miura. Sekarang Keluarga Mikura Generasi ke 3, masih memegang kendali atas perpustakaan Mikura. Mifuyu yang merupakan generasi ke 4 hanya dapat mengurus beberapa hal di perpustakaan tersebut, salah satunya mengurus Bibi-nya yang ikut menjaga perpustakaan tersebut. Bibi-nya yang terlihat malas-malasan dan sangat mencurigakan di film Whoever Steals This Book karena memiliki warna rambut yang tidak biasa. Kalian juga bakalan sadar dengan kejanggalan ini, tapi tenang semua konklusi misteri keluarga Miura akan diberikan konklusinya di belakang.
Overall yang bisa mimin berikan untuk film Whoever Steals This Book adalah mid to good, mimin sudah memberikan poin-poin yang mimin suka diatas. Semua masalah ini berawal dengan perjanjian yang dilakukan oleh keluarga Miura kepada seorang Dewa, Tapi dari semua isi ccerita bisa disimpulkan bahawa, dari film ini bahwa obsesif yang terlalu berlebihan itu tidak baik ya…
Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang! Yuk, baca artikel lainnya di sini ^^
Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang