Pasar Komik Digital Jepang Meningkat Hingga 411,4 Miliar Yen

Komik digital

Majalah cetak bulanan turun 4,5%, majalah cetak mingguan turun 9,7%

The All Japan Magazine and Book Publisher’s and Editor’s Association (AJPEA) mengungkapkan bahwa laporan industri penerbitan di Jepang pada tahun 2021 naik menjadi 3,6%. Secara keseluruhan pasar penerbitan meningkat total sebesar 1,6742 triliun yen (sekitar Rp. 208.58 triliun). Tidak lepas dari meningkatnya pendapatan pasar digital, meskipun pasar cetak menyusut 1,3%. Hal ini terjadi tiga tahun berturut-turut dari jumlah keseluruhan pasar.

Dalam pasar yang lebih luas, pasar komik digital meningkat dari nilai 342 miliar yen (sekitar Rp. 42.607.450 miliar) menjadi 411,4 miliar yen (sekitar RP. 51.253.520 miliar) terhitung dari tahun 2020 hingga 2021, bersamaan dengan kenaikan umum di pasar penerbitan digital secara keseluruhan mencapai 18,6% dari tahun 2020 hingga 2021. Sebaliknya, penjualan majalah digital turun dari 11 miliar yen ( sekitar Rp. 137.041 miliar) menjadi 9,9 miliar yen (sekitar Rp. 123.337 miliar) dari tahun 2020 hingga 2021. Situs web hon.jp memuji peningkatan komik digital yang mendapatkan adaptasi, serta komik populer seperti Webtoon dan Smartoon. Situs web tersebut juga mencatat bahwa nomor manga digital tidak termasuk pendapatan dari iklan dan perpustakaan digital.

Pasar majalah cetak bulanan (komik dan buku majalah/”mook”) turun sekitar 4,5% dibandingkan dengan tahun 2020, dan majalah cetak mingguan turun 9,7%. Majalah yang terbit secara reguler turun sekitar 7%, sementara mook turun sekitar 14%. Didukung oleh kesuksesan Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba, penjualan tankoubon meningkat menjadi 20% pada tahun 2020, namun pada tahun 2021 turun sekitar 1%.

Sebelumnya AJPEA melaporkan tahun lalu bahwa pasar manga naik 23% pada tahun 2020 dibandingkan dengan tahun 2019.

Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

 

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang

Tinggalkan Balasan