KATEGORI

Belum ada Produk di keranjang kamu, yuk cari produk incaran kamu di sini!

BLOG-anime yu-gi-oh! card game the chronicles1

Konami Digital Entertainment baru saja merilis episode pertama dari serial anime terbarunya, Yu-Gi-Oh! CARD GAME THE CHRONICLES “Promotional Short Anime Series”, pada tanggal 21 April 2025 di saluran YouTube resmi Yu-Gi-Oh! OCG Channel. Episode pertama yang berjudul “Sky Striker I: Sky Striker Ace – Raye”, membawa penggemar ke dalam cerita baru yang penuh aksi, dengan fokus pada salah satu arketipe yang paling dicintai dalam dunia Yu-Gi-Oh!, yaitu Sky Striker.

Episode 1 “Sky Striker I: Sky Striker Ace – Raye”

Visual Utama “Sky Striker I: Sky Striker Ace – Raye”

 © Konami Digital Entertainment

Episode baru akan dirilis setiap bulan, dengan episode kedua Sky Striker Ace akan tayang pada bulan Mei dan akan lebih jauh mengembangkan cerita antara Sky Striker Ace – Raye dan Sky Striker Ace – Roze, dua rival yang ditakdirkan untuk saling berhadapan menggunakan teknologi canggih.

Setelah itu, cerita akan berlanjut dengan alur cerita “The Fallen & The Virtuous” yang dijadwalkan tayang pedana pada Juni 2025. Setiap alur cerita baru akan disertai dengan peluncuran produk-produk terkait, yang memadukan penceritaan dengan pengembangan permainan kartu.

Ringkasan Cerita “Sky Striker Ace – Raye”

Di dunia yang diperintah oleh kekaisaran yang kuat dan negara adikuasa militer, sistem pertempuran canggih yang dikenal sebagai “Sky Striker Ace” muncul—yang mampu mengubah gelombang pertempuran dalam sekejap.

Raye, seorang gadis yang dipercayakan dengan teknologi Sky Striker, berulang kali bertempur di medan perang dengan Roze, seorang gadis dengan kekuatan yang sama dari negara musuh. Namun, dalam setiap pertemuan, Raye mulai melihat jejak kemanusiaan di mata Roze.


Didorong oleh keinginan untuk membebaskan Roze—bukan sebagai senjata, tetapi sebagai pribadi—Raye membuat keputusan yang berani untuk melawan sistem dan berjuang untuknya.

sumber: oricon | crunchyroll

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang

Kolaborasi Doraemon x Converse tampilkan panel manga, sampul ikonik, dan juga warna khas sang robot kucing ke dalam gaya sehari-harimu!
BLOG-Doraemon x Converse

Siapa sih yang nggak kenal Doraemon? Robot kucing biru dari masa depan ini nggak hanya mengisi masa kecil kita dengan pintu ke mana saja dan baling-baling bambu, tapi kini juga hadir di sepatu kets!

Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-55 manga Doraemon, Converse menggandeng ikon pop Jepang ini untuk menciptakan tiga desain sepatu superunik yang siap menggoda para sneakerhead dan penggemar berat Doraemon! Dan kabar baiknya, semua koleksi ini bisa Titipers pesan lewat TITIP JEPANG tanpa harus terbang ke Jepang duluan! Mau liat seperti apa penampakannya? Ini dia!

Tiga Desain Sepatu Doraemon x Converse

1. All Star Aged FP HI/Doraemon

Desain pertama ini menampilkan wajah Doraemon yang tersenyum manis di sisi luar sepatu sebelah kiri, sementara bagian kepala Doraemon dipasang di sisi luar sepatu sebelah kanan. Sepatu ini juga dilengkapi dengan sepasang tali sepatu cadangan: biru muda untuk model Biru/Putih/Merah Muda dan kuning cerah yang terinspirasi dari lonceng Doraemon untuk model Putih Pucat.

Tertarik dengan model ini? Titipers bisa langsung PO model ini dengan klik di sini (untuk warna Biru/Putih/Merah Muda) dan di sini (untuk warna Putih Pucat)

2. All Star Aged CP HI/Doraemon

Kalau Titipers pencinta adegan manga klasik, desain ini wajib jadi incaran. Seluruh permukaan sepatu dipenuhi dengan berbagai ekspresi Doraemon dan adegan emosional bersama Nobita, langsung diambil dari halaman-halaman manga Doraemon yang ikonik. Rasanya seperti membawa satu chapter komik ke mana pun kamu melangkah.

Tertarik dengan model ini? Titipers bisa langsung PO model ini dengan klik di sini.

3. All Star Aged TC HI/Doraemon

Ini dia versi seni warnanya! Desain ini menggabungkan seluruh 45 ilustrasi sampul manga Doraemon yang diterbitkan di bawah label Tentōmushi Comics (Shogakukan) menjadi kolase penuh warna yang super ceria. Cocok buat Titipers yang suka tampil beda dan nostalgia sekaligus.

Tertarik dengan model ini? Titipers bisa langsung PO model ini dengan klik di sini.

Bukan Cuma Sepatu, Ada Tas Juga!

Sebelum merilis ketiga desain sepatu tersebut pada 30 April mendatang, kolaborasi Doraemon x Converse ini juga menghadirkan berbagai tas bertemakan Doraemon—mulai dari tote bag sampai ransel—yang telah lebih dulu dirilis pada Jumat (25/4) lalu.

sumber: crunchyroll | oricon

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang

Godzilla Foot Hammer dibuat dengan pemindaian dari replika kaki Godzilla asli dari film tahun 2001.
BLOG-Godzilla Foot Hammer

Kalau biasanya kamu menemukan merchandise Godzilla dalam bentuk action figure, jaket, atau jam tangan, yang satu ini beda level. Bayangin kalau Titipers bisa memperbaiki rumah pakai kaki Godzilla, real kaki Godzilla. Bukan cuma gimmick, Godzilla Foot Hammer ini benar-benar dibuat dari replika kaki Godzilla asli, dan siap bikin Titipers berasa punya kekuatan setingkat kaiju waktu lagi nukang di rumah.

Kaki Godzilla Asli Dijadikan Palu? Serius?!

Palu unik ini dibuat dengan memindai kaki Godzilla dari film Godzilla, Mothra and King Ghidorah: Ginat Monster All-Out Attack (2001). Properti kaki yang benar-benar digunakan dalam film tersebut dipindai dengan 3D scanner presisi tinggi untuk menghasilkan data superdetail dari setiap tekstur dan bentuknya.

Hasil scan ini lalu dicetak ulang menggunakan teknik pengecoran lost wax, metode klasik yang biasa dipakai untuk menciptakan bentuk logam rumit dengan akurasi luar biasa. Palunya sendiri terbuat dari besi dan dicelup hitam untuk membuatnya terlihat kokoh sekaligus misterius.

Dengan berat 550 gram, palu ini nggak cuma jadi pajangan keren, tapi juga benar-benar bisa dipakai. Bayangkan sensasi memalu paku pakai telapak kaki makhluk penghancur Tokyo ini. Detailnya tajam, dari tekstur kulit kaki sampai bentuk jari-jari kaki khas Godzilla. Mau digunakan atau dipajang, dijamin langsung jadi bahan obrolan di kampung!

Tertarik Membeli Godzilla Foot Hammer?

Kalau Titipers pengen punya palu dengan kekuatan kaki kaiju ini, kamu nggak perlu repot buka situs Jepang atau eBay. Cukup titip beli lewat TITIP JEPANG saja, tim kami siap bantu beli langsung dari Jepang! Jadi, sudah siap mengayunkan palu dengan kekuatan Godzilla?

sumber: animeanime | crunchyroll

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang

Dikaitkan dengan dua aktor sekaligus, yang mana salah satunya sudah menikah, benarkah citra polos Mei Nagano mulai runtuh?
BLOG-Skandal cinta mei nagano

Nama Mei Nagano belakangan ini bukan cuma bersinar di layar kaca, tapi juga jadi bahan bisik-bisik paling panas di kalangan penggemar hiburan Jepang. Aktris muda berbakat yang dikenal dengan citra bersih dan senyum manisnya ini kini terseret dalam skandal yang melibatkan… bukan satu, tapi dua pria sekaligus!

Di usianya yang baru 25 tahun, bisa dibilang Mei Nagano sudah punya semuanya—karier cemerlang, tiga nominasi Penghargaan Film Akademi Jepang, dan sederet kerja sama brand-brand mewah seperti Prada dan SK-II. Tahun lalu, serial Burn the House Down yang dibintanginya bahkan sempat menduduki puncak tangga streaming Netflix. Singkatnya, Mei adalah it girl Jepang saat ini.

Tapi semua itu mulai goyah saat tabloid Shukan Bunshun merilis laporan yang bikin netizen tercengang.

Skandal Cinta Segitiga Mei Nagano

Skandal pertama datang dari aktor senior Kei Tanaka, yang pernah berperan sebagai ayah tiri Nagano dalam film And So the Baton Is Passed (2021). Dalam foto-foto yang dirilis oleh Shukan Bunshun, keduanya tampak berpelukan saat Halloween dan bahkan terekam berpegangan tangan. Sementara, foto-foto lainnya memperlihatkan Tanaka keluar dari apartemen Nagano setelah semalam menginap, yang menurut pengakuannya saat dicegat wartawan, terjadi karena ia “kebanyakan minum”.

Tanaka sendiri sudah menikah dan punya dua anak, dan tentu saja, agensinya buru-buru membantah kabar perselingkuhan. “Kami ingin percaya bahwa tidak ada perselingkuhan,” ujar perwakilan agensi, sambil menambahkan bahwa ini adalah situasi yang “sulit dicarikan alasan”.

Yang membuat segalanya semakin rumit, Shukan Bunshun juga mengklaim bahwa Nagano telah terlibat asmara dengan aktor Korea Kim Mu-jun, pemeran pendukung di drama baru News Anchor yang kini tengah ia bintangi. Menurut laporan tabloid tersebut, Mu-jun bahkan sempat tinggal di apartemen Nagano selama berada di Jepang untuk keperluan syuting.

Tapi seperti sebelumnya, kedua belah pihak buru-buru menepis isu tersebut dan mengaskan bahwa hubungan mereka tak lebih dari sekadar “rekan dekat”.

Reaksi Keras dan Imbas ke Karier

Agensi Nagano akhirnya buka suara Mereka menegaskan bahwa “tidak ada keterlibatan romantis” antara sang aktris dan aktor mana pun, namun mengakui bahwa tindakan Nagano kali ini “dapat dengan mudah menimbulkan kesalahpahaman.”

Akibat skandal ini, mulai bermunculan spekulasi bahwa durasi layar Nagano di News Anchor akan dikurangi. Tak cuma itu, kerja samanya dengan sejumlah brand mewah juga mulai disorot. Prada, yang menjadikan Nagano sebagai wajah kampanye mereka, sejauh ini belum mengeluarkan pernyataan resmi. Namun melihat kasus yang dialami aktor Korea Kim Soo-hyun, yang kontraknya diputus setelah skandal cinta rahasianya terungkap, banyak yang mulai mempertanyakan apakah Prada akan mengambil langkah serupa terhadap Nagano?

sumber: tokyohive | dailymail

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang

Setelah penantian delapan tahun yang panjang, salah satu seri manga CLAMP yang paling populer akhirnya kembali ke halaman majalah Weekly Young Magazine. CLAMP adalah grup mangaka yang seluruh anggotanya perempuan, dan sudah aktif sejak tahun 1990-an. Mereka dikenal dengan karya-karya yang bervariasi, mulai dari aksi-fantasi epik, manga magical girl klasik, hingga kisah-kisah penuh nuansa gelap seperti xxxHOLIC.

Berbeda dari karya mereka yang lain, xxxHOLIC adalah versi fantasi gelap dari CLAMP yang berpusat pada Kimihiro Watanuki, seorang siswa SMA yang bisa melihat roh. Hidupnya berubah setelah bertemu Yuko Ichihara, seorang penyihir misterius yang menawarkan untuk menghapus kemampuan gaib Watanuki, yang tentu saja dengan harga tertentu. Manga ini sukses besar dan bahkan sempat diadaptasi menjadi anime oleh Production I.G pada tahun 2006.

CLAMP pertama kali menerbitkan xxxHOLiC di Weekly Young Magazine pada tahun 2003. Meski secara teknis tamat pada tahun 2011, kisah ini berlanjut lewat sekuel xxxHOLiC: Rei, yang terus berjalan hingga 2017 sebelum memasuki hiatus panjang. Awal tahun 2025, CLAMP mengumumkan bahwa serial ini akan kembali lewat edisi Weekly Young Magazine tanggal 21 April dan untuk merayakan kembalinya seri ini ke media cetak, sepuluh halaman pertama dari bab barunya dibagikan secara daring.

Bagaimana? Apa Titipers tertarik buat koleksi versi cetaknya juga? Tenang, kamu bisa pesan manga xxxHOLiC: Rei ini lewat TITIP JEPANG. Cukup kirim link produk yang kamu incar ke admin kami, dan biarkan kami yang urus sampai bukunya sampai ke tanganmu!

sumber: oricon ; comicbook

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang

Kematian karakter anime merupakan suatu hal yang normal, apalagi di seri yang bergenre shonen dan action. Hal ini lumrah, karena kematian karakter tersebut tidaklah hal yang cuma-cuma, tapi merupakan bentuk perjuangan mereka dalam bertarung dengan musuh yang kuat. Dan tentu saja kematian karakter anime ini akan membekas dalam ingatan para fans, terutama karakter yang gugur adalah salah satu karakter terfavorit dalam seri tersebut. Walaupun menjadi hal yang lumrah, tapi terkadang kematian karakter anime ini terkesan terlalu cepat, bahkan tidak seharusnya terjadi karena memang beberapa dari mereka merupakan karakter-karakter yang disukai banyak fans. Nah! Pada artikel ini Mimin telah mendaftar 10 kematian karakter anime yang terasa terlalu cepat. Titipers penasaran? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

10. Hayate Gekko (Naruto)

Hayate Gekko, Naruto - Anime Character That Died too Early

Dalam jangka panjang, mudah bagi para penggemar Naruto untuk melupakan sosok minor seperti Hayate Gekko. Namun pada masanya, kematian karakter anime ini di tengah-tengah arc Ujian Chunin sempat menimbulkan kesedihan dan kemarahan. Hayate sejatinya tidak melakukan kesalahan apa pun, dimana ia hanya tanpa sengaja menguping percakapan Baki dan mengungkap rencana licik Desa Sunagakure. Malangnya, informasi itu justru mengantarkannya pada ajal. Baki membunuhnya, dan yang lebih menyakitkan, ia lolos tanpa hukuman.

Hayate memiliki potensi besar sebagai ninja dari Desa Konoha. Namun, takdir berkata lain. Memang, di dunia Naruto, setiap shinobi harus siap menghadapi risiko kematian. Meski demikian, kematian karakter anime seperti Hayate tetap terasa sebagai kehilangan yang tidak adil. Ia tidak sempat menunjukkan seluruh kemampuannya, dan lebih tragis lagi, kekasihnya, Yugao Uzuki, tidak pernah mendapat kesempatan untuk membalas dendam. Mereka akhirnya dipertemukan kembali, namun bukan dalam kehidupan, melainkan melalui teknik terlarang Edo Tensei yang kelam dan menyedihkan.

9. Thors (Vinland Saga)

Thors Vinland Saga - Anime Character That Died too Early

Anime sejarah Vinland Saga sebetulnya bisa saja menjadi pelajaran sejarah yang lurus-lurus saja tentang Era Viking. Namun, sebagai anime seinen, ia membutuhkan dimensi emosional yang lebih dalam. Karena itulah, kematian karakter anime Thors Snorresson, ayah terhormat dari Thorfinn dan Ylva, yang diletakkan di awal cerita. Thors gugur sebagai pahlawan sejati, mengorbankan dirinya demi melindungi anak dan anak buahnya, bertarung sendirian menghadapi musuh tanpa gentar.

Namun, kematian karakter anime ini berdampak jauh lebih luas dari sekadar meninggalkan beban rumah tangga pada istrinya. Kepergian Thors mengubah Thorfinn secara drastis; dari anak yang polos menjadi sosok keras dan penuh dendam. Ia bersumpah akan membalas kematian ayahnya, walau harus melalui jalan yang penuh darah. Sayangnya, tekad itu justru menyeretnya ke dalam tahun-tahun penuh penderitaan dan bahaya. Seandainya Thors tidak tewas, mungkin Thorfinn akan tumbuh damai di tanah kelahiran mereka, Islandia.

8. Star and Stripe (My Hero Academia)

STAR AND STRIPE - MY HERO ACADEMIA - Anime Character That Died too Early

Sebagian besar pro hero dalam My Hero Academia mendapat porsi layar yang cukup untuk menunjukkan kemampuan mereka, contohnya seperti Endeavor, Hawks, hingga sang legenda All Might. Namun lain halnya dengan Star and Stripe, pro hero nomor satu asal Amerika, yang hadir ke medan pertempuran hanya untuk menemui ajalnya. Kematian karakter anime ini terjadi begitu cepat, bahkan sebelum penonton sempat benar-benar mengenalnya. Meski pengorbanannya tidak sia-sia sepenuhnya, tetap saja menyakitkan melihatnya tersingkir dari cerita begitu awal di musim ketujuh.

Dalam narasi besar My Hero Academia, Tomura Shigaraki memang dilindungi oleh “plot armor” yang tebal, karena penting bagi cerita agar Deku dapat berhadapan langsung dengannya. Dengan begitu, kekalahan Star and Stripe terasa tak terhindarkan. Namun, anime ini tidak sekadar membuatnya kalah, tapi ia dibunuh. Kematian karakter anime ini terasa lebih tragis karena kepergiannya meninggalkan lubang emosional dan naratif. Satu-satunya penghiburan adalah keberhasilannya menyabotase banyak Quirk milik Tomura dari dalam, memberikan harapan bagi Deku untuk menang di pertempuran puncak mereka nanti.

7. Mami Tomoe (Puella Magi Madoka Magica)

MAMI TOMOE - MADOKA MAGICA - MAMI MADOKA - MAMI TOMOE DEATH

Berkat anime ini, seluruh genre magical girl mengalami perubahan drastis. Di awal episode, memang ada sedikit ketegangan, namun secara keseluruhan, Mami Tomoe tampak nyaris tak terkalahkan dengan senapan sihirnya yang bisa terus bermunculan tanpa henti. Ia mungkin bisa terjatuh dalam pertarungan, tapi tak ada yang menyangka sesuatu yang benar-benar mengerikan akan menimpa gadis sebaik dan seanggun dirinya. Namun kenyataan pahit pun datang saat sang “Urobutcher memutar arah cerita secara brutal: seekor Witch memenggal kepala Mami di hadapan Madoka dan teman-temannya.

Kematian karakter anime ini menjadi momen mengejutkan yang menandai bahwa dalam dunia Puella Magi Madoka Magica, tak ada satu pun heroine yang benar-benar aman. Sejak saat itu, batas antara keindahan shoujo dan kegelapan tragis di anime ini menjadi semakin kabur. Kematian karakter anime seperti Mami tidak hanya mengejutkan para fans, tapi juga mengubah ekspektasi terhadap genre magical girl secara keseluruhan. Dari sinilah muncul kesadaran bahwa dalam dunia magis sekalipun, takdir bisa sangat kejam, bahkan senyuman manis seorang gadis tak menjamin ia akan selamat hingga akhir cerita.

6. Jonathan Joestar (Jojo’s Bizarre Adventure)

JONATHAN JOESTAR - JOJO DEATH - JOJO'S BIZARRE ADVENTURE - Anime Character That Died too Early

JoJo’s Bizarre Adventure tidak hanya tampil nyentrik dalam alur dan gaya visualnya, tetapi juga berani menabrak pakem klasik shonen dengan satu keputusan besar: membunuh karakter utamanya di awal cerita. Kematian karakter anime Jonathan Joestar terjadi jauh sebelum waktunya, ia masih sangat muda ketika mengorbankan hidupnya demi menghentikan sang rivalnya yang kejam, Dio Brando, dari membantai seluruh penumpang kapal. Meskipun tragis, pengorbanan Jonathan menjadi fondasi penting yang kemudian membuka jalan bagi kisah cucunya, Joseph Joestar, dalam arc Battle Tendency.

Ironisnya, Jonathan bahkan belum sempat menjalani kehidupan keluarga yang ia dambakan bersama Erina. Kematian karakter anime ini terjadi begitu awal; bahkan sebelum episode ke-10 selesai, sehingga penonton tak punya banyak kesempatan untuk mengenal dan terikat emosional dengannya. Ini menjadikan Jonathan salah satu protagonis dengan masa tayang tersingkat dalam sejarah anime. Meski demikian, warisannya hidup terus dalam darah keturunannya, membawa semangat Joestar ke generasi-generasi berikutnya.

5. Kamina (Gurren Lagann)

KAMINA - GURREN LAGANN - Anime Character That Died too Early

Kamina, sang pahlawan karismatik dari Gurren Lagann, bahkan tak sempat melewati arc utama pertama. Tak heran jika banyak penggemar anime sepakat bahwa kematian karakter anime ini terjadi terlalu cepat. Ia rela mempertaruhkan nyawanya berkali-kali melawan para Beastmen demi masa depan umat manusia, namun pada akhirnya justru gugur di medan perang, meninggalkan Simon dan Yoko dalam duka yang mendalam. Meski demikian, kehilangan itu tidak menghentikan mereka. Simon dan kawan-kawan justru menemukan kekuatan baru dan melanjutkan perjuangan hingga akhir.

Kamina adalah sosok yang menyalakan semangat Simon untuk melawan segala bentuk penindasan. Ironisnya, ia sendiri tewas sebelum sempat menyaksikan umat manusia meraih kebebasan di permukaan Bumi. Namun, meskipun kematian karakter anime ini terjadi terlalu dini, warisan semangat dan tekadnya tetap hidup. Ia terus berjuang dalam diri Simon, menjadi sumber kekuatan dan inspirasi yang tak tergantikan, cukup untuk akhirnya menjatuhkan Spiral King dan membuka jalan bagi generasi baru.

4. Power (Chainsaw Man)

TITIP JEPANG - TITIPJEPANG - KEMATIAN KARAKTER ANIME - Anime Character That Died too Early - CHAINSAW MAN - POWER CSM DEATH

Hingga sejauh ini, anime Chainsaw Man masih memperlihatkan Power, seorang iblis darah yang memilki tanduk yang nyentrik, dalam kondisi hidup dan sehat. Namun, alur cerita di manga tidak memberikan nasib yang sebaik itu. Setelah melewati begitu banyak pertarungan melawan iblis dan manusia dengan kekuatan luar biasa, Power justru harus menghadapi takdirnya ketika Makima secara tiba-tiba berbalik menyerangnya. Yang membuat kematian karakter anime ini semakin menyakitkan adalah timing-nya: Power sedang berada di titik paling hangat dalam hubungannya dengan Denji, lalu hanya dalam sekejap mata, ia tiba-tiba “dikeluarkan” dari cerita.

Kematian karakter anime seperti Power, meninggalkan dampak psikologis yang sangat dalam bagi Denji. Ia terjerumus dalam fase depresif sepanjang alur berikutnya di manga, kehilangan semangat dan makna dalam hidupnya. Bahkan kemunculan Asa Mitaka pun tak cukup untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Power di hatinya. Para penggemar merasa Power masih memiliki banyak potensi untuk berkembang, dan berharap melihatnya memasuki babak baru dalam hidupnya. Namun sayangnya, jalan cerita memilih arah lain, yaitu jalan yang dipenuhi luka, kehilangan, dan ketidakpastian.

3. Nanami Kento (Jujutsu Kaisen)

TITIP JEPANG - TITIPJEPANG - KEMATIAN KARAKTER ANIME - Anime Character That Died too Early - JUJUTSU KAISEN - NANAMI KENTO - NANAMI JJK DEATH

Siapa yang tidak tahu dengan Nanami Kento. Salah satu karakter ikemen yang memiliki banyak fans dari seri Jujutsu Kaisen. Dengan suara khas yang diisi oleh Tsuda Kenjiro, Nanami berhasil menjadi salah satu karakter terpopuler dengan fans paling banyak dari seri ini. Walaupun disukai, tapi tidak dipungkiri bahwa karakter ini juga berakhir tragis dalam ceritanya. Kematian karakter anime Nanami ini dapat dikatakan cukup emosional dan membuat terkejut banyak fans, dimana ia mati di tangan Mahito, tepat di depan sang MC, Yuji Itadori.

Kematian Nanami ini dirasa sangat dini, dikarenakan banyak fans yang sudah berharap untuk Nanami bertarung bersama Gojo Satoru saat melawan villain terakhir di seri ini, yaitu Ryomen Sakuna. Yang lebih menyakitkannya lagi, Gojo, salah satu penyihir jujutsu yang dekat dengannya, bahkan tidak menyadari kematian Nanami karena ia sedang dikurung dalam Prisoe Realm oleh Kenjaku. Walaupun dalam arc ini bukan hanya Nanami yang menjadi satu-satunya korban kekejaman author, tapi kematian karakter anime ini lah yang sangat berbesan di ingatan para fans.

2. Kyojuro Rengoku (Demon Slayer)

TITIP JEPANG - TITIPJEPANG - KEMATIAN KARAKTER ANIME - Anime Character That Died too Early - DEMON SLAYER - KYOJURO RENGOKU

Hampir semua penggemar anime shonen setuju bahwa Kyojuro Rengoku, Hashira Api yang karismatik, meninggal jauh sebelum waktunya dalam Demon Slayer. Memang, para Hashira tidak mendapat porsi waktu layar yang banyak karena padatnya alur cerita anime ini, tapi bahkan dalam keterbatasan itu, Kyojuro layak mendapatkan lebih. Gaya bertarungnya yang penuh ledakan, kehangatan kepribadiannya, serta jiwa kepemimpinan yang kuat menjadikannya tokoh yang pantas untuk mengisi lebih dari satu arc cerita. Kematian karakter anime ini terasa seperti kehilangan besar yang datang terlalu cepat.

Yang menarik, Kyojuro sebenarnya sudah merupakan karakter yang disukai sejak awal, tetapi justru kematian karakter anime inilah yang benar-benar membuat para fans jatuh cinta padanya. Dampak emosional dari kepergiannya sangat kuat, dimana ia wafat sebagai pahlawan idealis, meninggalkan pesan penuh harapan untuk Tanjiro dan kawan-kawan. Kematian Kyojuro memang tragis dan penuh kekerasan, namun juga memiliki nuansa manis yang membuat arc Mugen Train begitu berkesan. Ia pergi dengan terhormat, dan justru karena itulah, namanya semakin abadi di hati penonton.

1. Maes Hughes (Fullmetal Alchemist: Brotherhood)

TITIP JEPANG - TITIPJEPANG - KEMATIAN KARAKTER ANIME - Anime Character That Died too Early - FULLMETAL ALCHEMIST: BROTHERHOOD -  MAES HUGHES DEATH

Maes Hughes dari Fullmetal Alchemist: Brotherhood adalah salah satu contoh paling menyayat hati dari kematian karakter anime yang terjadi terlalu cepat, baik dari segi jumlah episode maupun timeline ceritanya. Setelah selamat dari Perang Saudara Ishval yang brutal dan membangun kehidupan yang stabil bersama keluarganya, Maes tampak seperti sosok yang telah menemukan kedamaian. Namun semua itu hancur seketika ketika ia mengungkap kebenaran di balik rencana jahat Father, dan harus membayar pengetahuannya dengan nyawa.

Ia tak bisa lolos dari serangan Lust dan Envy, yang siap melakukan apa pun demi menjaga rahasia besar itu tetap tersembunyi. Dan saat Envy menyamar sebagai istrinya sendiri, Maes tak sanggup menarik pelatuk. Kematian karakter anime ini tidak hanya tragis secara fisik, tapi juga emosional, dimana ia tewas dalam keputusasaan, meninggalkan seorang putri kecil yang seharusnya masih bisa menikmati tahun-tahun bahagia bersama ayahnya. Para fans tentu merasakan kehilangan besar, meskipun, jika jujur, Maes memang membawa banyak “death flags” sejak awal. Tetap saja, itu tidak membuat kepergiannya jadi lebih mudah diterima.

Sekian daftar dari 10 kematian karakter anime yang dirasa terlalu cepat versi TitipJepang. Menurut Titipers, kematian karakter anime mana yang paling menyedihkan? Silahkan tinggalkan komentar di bawah!

Sumber: Cbr, Watch Mojo, Game Rant

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang

BLOG-Kebakaran proyek rumah sakit hewan di kanazawa
Pekerja magang Indonesia menjadi korban dalam kebakaran proyek pembangunan klinik hewan Jepang.

Sebuah kabar duka datang dari Jepang. Pada tanggal 15 April lalu, sebuah kebakaran terjadi di sebuah klinik hewan di Kota Kanazawa, Prefektur Ishikawa. Insiden ini bukan hanya menghanguskan sebagian bangunan, tapi juga merenggut nyawa seorang peserta magang asal Indonesia yang sedang bekerja di lokasi tersebut.

Kebakaran terjadi di Klinik Hewan Hiro, yang tengah menjalani proyek perluasan bangunan di kawasan Kikugawa, Kanazawa. Api mulai muncul tepat setelah tengah hari dan baru berhasil dipadamkan sekitar satu setengah jam kemudian. Saat kejadian, proyek tersebut dikerjakan oleh tujuh orang pekerja.

Salah satu dari mereka adalah Alfi Riyansyah, pemuda berusia 21 tahun asal Indonesia yang diketahui merupakan peserta program magang teknis. Alfi ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan segera dilarikan ke rumah sakit, namun sayangnya nyawanya tidak tertolong.

Enam pekerja lain yang berada di lokasi dilaporkan selamat tanpa luka. Polisi Jepang melakukan investigasi lebih lanjut pada tanggal 16 dan menemukan bahwa api kemungkinan besar berasal dari proses pengeboran lubang di bagian atas dinding lantai pertama.

Meski sebagian bangunan terkena dampak, pihak klinik menyatakan bahwa operasional mereka tetap berjalan, dan hingga saat ini tidak ada laporan mengenai hewan yang terluka akibat insiden tersebut.

Kejadian ini tentu menyisakan duka mendalam, terutama bagi keluarga korban di Indonesia. Program magang teknis yang membawa pemuda-pemuda seperti Alfi ke Jepang kerap menjadi jembatan harapan dan insiden seperti ini menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan kerja yang harus dijaga ketat, di mana pun mereka berada.

sumber: nhk , kokujapan

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang

Penipu Gelembung Totoro dari Donguri Kyowakoku, lengkap dengan video petunjuk tentang cara penggunaannya.
TITIP JEPANG-Peniup gelembung Totoro

Siapa sih yang bisa nolak pesona Totoro? Raksasa abu-abu berbulu menggemaskan dari film legendaris My Neighbor Totoro ini emang nggak pernah gagal bikin hati meleleh. Nah, kali ini Totoro dan teman-temannya hadir dalam bentuk mainan yang super menggemaskan dan cocok banget buat anak-anak balita: Shabondama Set alias Set Peniup Gelembung Totoro!

“Shabondama” dalam bahasa Jepang artinya gelembung sabun—dan ya, mainan ini persis seperti namanya. Bukan cuma lucu, tapi juga seru buat dimainkan, terutama di halaman rumah pas sore hari sambil nunggu matahari terbenam. Anak-anak happy, mommy pun bisa sedikit santai ngeliat mereka main aman dan asyik.

Kalau selama ini Titipers cuma kenal Totoro besar dan berbulu abu-abu, sekarang saatnya kamu kenalan sama dua versi lainnya yang nggak kalah gemesin! Di dalam satu set peniup gelembung Totoro ini, ada Chuu Totoro (Totoro Sedang) berwarna biru tua dengan ukuran 5 x 7,5 x 8 cm, dan Shou Totoro (Totoro Kecil), si putih mungil tanpa mulut berukuran 4 x 7 x 6,5 cm.

Meski Totoro besar absen dari set ini, tapi dua Totoro ini udah cukup buat bikin suasana main jadi magical!

Set gelembung sabun Totoro ini sudah lengkap dengan semua yang dibutuhkan untuk sesi main seru: satu baki, dua botol cairan gelembung sabun, dan dua peniup gelembung lucu. Cara mainnya juga super mudah. Cukup tuang cairan ke dalam baki, celupkan peniupnya, lalu tiup perlahan. Dalam sekejap, gelembung-gelembung cantik beterbangan di udara, ditemani tawa dan senyum bahagia si kecil.

Tertarik Membawa Pulang Produk Ini Ke Rumah?

Karena Donguri Kyowakoku sayangnya belum punya layanan pengiriman internasional, Titipers bisa beli mainan ini lewat TITIP JEPANG! Caranya gampang banget:

  1. Buka situs Donguri Kyowakoku dan salin link produk Totoro yang kamu mau.
  2. Tempel link tersebut di kolom Request Katalog di website Titip Jepang.
  3. Lanjut ke pembayaran, dan tinggal duduk manis di rumah sampai Totoro kamu sampai!

Nggak perlu ribet urus pengiriman luar negeri, semuanya udah diurus sama tim TITIP JEPANG. Praktis, aman, dan pastinya asli dari Jepang!

sumber: soranews24 ; donguri-sora

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya  di sini ^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial  Titip Jepang:
Instagram:  @titipjepang
Twitter:  @titipjepang
Facebook:  Titip Jepang

Titip Jepang - Bullet Train Explosion

Shinkansen adalah simbol kemajuan negara Jepang, kereta cepat ini mengangkut jutaan penumpang tiap tahunnya. Namun, apa jadinya jika dalam perjalanan Shinkansen Anda, ternyata ada bom yang siap meledak? Ya, itulah premis yang ditawarkan dalam film Bullet Train Explosion yang dirilis di Netflix pada 23 April 2025.

Sebuah kereta cepat bernama “Hayabusa no. 60” berangkat dari stasiun Aomori menuju Tokyo. Kereta tersebut akan mampir di beberapa kota untuk menurunkan dan menaikkan penumpang. Namun, setelah kereta memulai perjalanannya, tiba-tiba sebuah telepon masuk ke call center Shinkansen pusat. Sang penelepon menyatakan bahwa ada bom yang dipasang di kereta Hayabusa no. 60. Jika kereta tersebut menurunkan kecepatan hingga di bawah 100 km/jam, maka bom akan meledak. Sang penelepon juga membuktikannya

Penjahat itu menuntut tebusan 100 miliar yen untuk menjinakkan bom tersebut. Dia juga mengatakan, bahwa pemerintah bisa melakukan patungan dari 100 juta warga Jepang, sehingga tiap warga bisa menyumbang 1000 yen. Para pekerja perusahaan kereta harus bersusah payah berpacu melawan waktu untuk mencegah terjadinya ledakan.

 Film yang Berfokus Pada Petugas Shinkansen 

Sepanjang cerita, kita akan diperlihatkan momen di balik layar cara pengoperasian Shinkansen ini. Dimulai dari bagaimana Shinkansen ini mulai berangkat, kita akan melihat awak kereta dan staff operator saling berkoordinasi untuk memulai keberangkatan. Hingga setelah adanya ancaman bom, kita akan diperlihatkan bagaimana situasi tanggap darurat oleh pihak Shinkansen. Mereka mencari berbagai cara untuk menyelamatkan penumpang kereta Hayabusa no. 60. Baik itu awak yang ada di dalam kereta, maupun staff di ruang operasi.

Walaupun sebenarnya ada pihak polisi dan pemerintah yang juga turun tangan, namun yang paling banyak disorot di sini adalah pegawai Shinkansen. Kita tidak banyak diperlihatkan upaya kepolisian dalam melakukan penyelidikan terhadap pelaku teror, terlihat seolah-olah polisi tidak berguna. Namun sepertinya penyelidikan dari polisi dilakukan secara off screen, karena sekilas diperlihatkan papan para tersangka. Sementara, yang dilakukan oleh pemerintah pusat pun hanya sebatas melakukan pidato serta berkata “Jepang tidak akan bernegosiasi dengan teroris”.

Yah mungkin karena produksi film ini mendapat dukungan penuh dari East Japan Railway Company. Berdasarkan informasi dari Variety, East Japan Railway Company menyediakan unit Shinkansen dan fasilitas kereta api sebenarnya untuk pembuatan film. Sehingga plot cerita lebih banyak berfokus pada mereka.

 Momen Menegangkan oleh Pihak yang Terlibat 

Terlepas dari siapa yang paling banyak berperan, di film ini kita akan diperlihatkan momen-momen emosional dari para staff operator serta penumpang kereta. Melihat bagaimana mereka berdedikasi untuk keselamatan penumpang, serta penduduk sekitar lintasan kereta. Para penumpang yang mendapatkan kebenaran ini tentu saja shock dan sempat terjadi chaos di dalam kereta.

Tokoh utama dalam film ini tidak cuma satu, beberapa karakter mendapatkan porsi peran masing-masing. Akting tiap aktor juga bagus, mereka sangat menghayati perannya dengan emosional. Sang masinis (diperankan Non) adalah yang paling mencuri perhatian saya, karena karakternya di sini adalah paling vital dalam mengontrol laju kereta. Walau screen time-nya sediki, namun dalam beberapa momen, dia terlihat tegang dan emosional dalam menghadapi situasi ini. Momen emosional lain adalah saat para penumpang berusaha keluar dari salah satu gerbong ke gerbong penyelamat.

Kita akan diperlihatkan sinematografi yang apik dalam film ini. Bagaimana kamera mengambil sudut gambar yang tidak terlalu memusingkan, ditambah lagi kita akan melihat bagaimana gambar dari luar kereta yang melaju, ditambah dengan latar kota-kota Jepang yang khas.

Selama paruh pertama film kita akan disajikan upaya penyelamatan sebagian besar penumpang, serta drama-drama di baliknya. Memasuki paruh kedua, kita akan dikejutkan oleh momen plot twist siapa pelaku sesungguhnya. Lalu upaya mengakhiri semuanya. Mungkin alasan pelaku pembajakan terdengar kekanak-kanakkan, tapi saya tidak akan spoiler lebih lengkap.

 REMAKE ATAU SEKUEL? 

Dalam film ini sempat disinggung peristiwa pengeboman Shinkansen yang terjadi pada tahun 1975. Saya penasaran dengan peristiwa tersebut, namun setelah saya cek di google, ternyata tidak ada satupun peristiwa nyata pengeboman Shinkansen. Malahan, ada sebuah film serupa yang dirilis tahun 1975, judulnya The Bullet Train. Menurut keterangan Netflix film Bullet Train Explosion (2025) ini dikatakan sebagai remake dari film rilisan 1975. Namun, setelah ditonton, ternyata film 2025 tersebut masih ada kaitan dengan film 1975.

Hal ini diperkuat pada saat adegan kilas balik pengeboman Shinkansen tahun 1975, film ini mengambil cuplikan dari film The Bullet Train (1975). Ditambah lagi pelaku teror di film Bullet Train Explosion (2025) masih ada kaitannya dengan pelaku di film rilisan 1975.

 Worth to Watch or Skippable? 

Film Bullet Train Explosion sangat layak untuk ditonton di kala senggang. Film ini menyuguhkan momen drama yang menegangkan. Serta menambah pengetahuan kita tentang seluk beluk Shinkansen.

Film ini disutradarai oleh Shinji Higuchi. Dibintangi oleh Tsuyoshi Kusanagi, Kanata Hosoda, Non, Takumi Saitoh, Machiko Ono, Jun Kaname, Hana Toyoshima, dll. Diproduksi oleh Netflix, rilis pada 23 April 2025.

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang

Tiga dekade sejak debutnya, Neon Genesis Evangelion masih memicu perdebatan. Kenapa ending-nya begitu aneh? Dan apa sebenarnya maksud Hideaki Anno di balik semua itu?
BLOG-hideaki anno ungkap arti sebenarnya ending evangelion

Tiga dekade telah berlalu sejak penayangan perdananya di TV Jepang pada tahun 1995, Neon Genesis Evangelion masih menjadi salah satu anime paling legendaris dan berpengaruh sepanjang masa. Meski waralaba-nya resmi berakhir film Evangelion: 3.0+1.0 Thrice Upon a Time (2021), pengaruh serial ini belum juga surut. Bahkan minggu lalu, pemerintah Jepang telah meresmikan patung Evangelion Unit-01 setinggi enam meter sebagai bagian dari kampanye pariwisata setempat.

Tapi dari sekian banyak hal yang dibicarakan penggemar selama bertahun-tahun, satu hal yang tetap menjadi sumber kebingungan adalah akhir asli dari serial TV-nya. Alih-alih klimaks penuh aksi atau jawaban dari misteri-misteri yang dibangun sejak awal, episode terakhir justru menampilkan Shinji yang tenggelam dalam pencarian jati diri. Ia berteriak, “Aku benci diriku sendiri. Tapi mungkin aku bisa belajar untuk mencintai diriku sendiri,” sebelum diakhiri dengan tepuk tangan dan ucapan, “Selamat!”

Buat sebagian penonton, ini adalah momen yang kuat dan menyentuh. Tapi, buat yang lain? Cuma bikin bingung. Apa maksudnya semua ini? Kenapa ending-nya seperti itu? Apakah ini disengaja, atau cuma hasil dari jadwal produksi yang terburu-buru dan kacau?

Ternyata, jawabannya sudah pernah dijelaskan oleh sang kreator Hideaki Anno.

Anno Angkat Bicara: “Saya Tidak Pernah Berniat Memberikan Jawaban

Bagi banyak penonton, akhir dari Neon Genesis Evangelion terasa mengejutkan—bukan karena twist besar atau ledakan spektakuler, tapi justru karena sangat tenang, personal, bahkan abstrak. Tapi menurut Hideaki Anno, perubahan itu sepenuhnya disengaja.

Dalam wawancara dengan Top Runner NHK tahun 2001, Anno berkata, “Saya melihat pembuatan film sebagai industri jasa. Tujuan saya bukan untuk memberikan jawaban atau resolusi.” Menurutnya, dua episode terakhir serial TV memang sengaja dibuat sebagai “kisah yang tidak lengkap”. Ambiguitas itu bukanlah kecelakaan, melainkan bentuk pelayanan yang ia berikan.

Lebih jauh lagi, ia menjelaskan bahwa arah cerita diambil dari kondisi mentalnya saat itu. Anno tengah mengalami depresi, dan kebingungan emosional yang ia rasakan mengalir langsung ke dalam naskah. “Sebenarnya, saya tidak benar-benar memahami diri saya sendiri atau dunia di sekitar saya,” akunya. Maka, daripada membungkus semuanya dengan rapi, ia memilih menunjukkan kekacauan itu secara jujur.

“Salah satu layanan yang bisa saya berikan kepada penonton adalah pengalaman untuk memahami kebingungan tersebut. Saya merasa jika orang dapat memahami itu, maka itu adalah pengalaman yang berharga,” jelasnya.

Respons yang Membelah Penggemar

Bahkan sebelum menontonnya, beberapa penggemar anime di thuan 1996 mungkin sudah mendengar soal akhir Neon Genesis Evangelion. Episode pemungkas itu jadi perbincangan besar di Jepang, memicu kontroversi dan menghiasi deadline berbagai majalah anime dan budaya pop. Forum-forum awal di internet ramai membahas mengenai apa yang sebenarnya ingin dikatakan Hideaki Anno. Sebagian mencoba menganalisis, sebagian lagi melampiaskan frustasi dan kemarahan mereka.

Ketika akhirnya dirilis di Amerika lewat ADV Films setahun kemudian, kehebohan itu ikut menyebar ke Barat. Karena internet belum secanggih sekarang, banyak penggemar luar negeri yang menonton tanpa terlalu banyak spoiler. Ekspektasi pun melambung dan banyak yang akhirnya keluar dengan ekspresi bingung, “Hah? Ini udah selesai?”

Reaksi penggemar Barat pun tak jauh berbedar dari yang ada di Jepang, ada yang menganggapnya terlalu berseni, sok filosofis, atau bahkan tidak masuk akal. Tapi ada juga yang jatuh cinta pada pendekatannya yang unik. Sebagian bahkan terobsesi, meneliti setiap dialog dan potongan adegan demi mencari makna yang lebih dalam atau penjelasan tersembunyi.

The End of Evangelion: Jawaban atau Tambahan Masalah?

Karena banyaknya protes yang masuk—baik di Jepang maupun di luar negeri, Anno akhirnya kembali dengan film The End of Evangelion pada tahun 1997. Ini adalah versi alternatif dari dua episode terakhir dengan skala sinematik dan visual yang lebih “masuk akal”.

Kita akhirnya melihat apa yang sebenarnya terjadi di dunia luar saat Shinji berdiam dalam pikirannya. Tapi, walau film ini menjawab sebagian pertanyaan, ia juga menyisakan banyak misteri baru, dengan tone yang lebih kelam, simbolisme yang makin liar, dan akhir yang sama-sama ambigu—membuktikan bahwa “aneh” masih menjadi bagian penting dari DNA Evangelion.

Tahun 2007, Hideaki Anno kembali membangun ulang cerita Evangelion lewat empat film Rebuild of Evangelion. Awalnya tampak seperti remake yang lebih modern, tapi pelan-pelan berubah makin liar dan menyimpang. Visualnya lebih modern, karakter lebih berkembang, dan plotnya makin kompleks. Tetapi satu hal yang tetap sama: ambiguitasnya. Bahkan setelah tiga dekade, Evangelion tetap tidak pernah benar-benar memberikan semua jawabannya. Dan mungkin, di situlah letak kekuatannya. Seperti yang pernah dikatakan Anno sendiri, “Saya tidak mencoba menjelaskan dunia. Saya mencoba memahami diri saya sendiri.”

sumber: screenrant

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang

BLOG-8 Arc One Piece Teraksi-sampul

One Piece bukan sekadar kisah petualangan bajak laut yang mencari harta karun legendaris. Ini adalah petualangan besar yang merayakan mimpi, persahabatan, dan aksi seru yang tiada henti. Eiichiro Oda tahu persis cara membuat penonton terpaku di layar atau halaman manga, apalagi saat momen pertarungan besar muncul. Mulai dari duel satu lawan satu yang penuh emosi hingga perang kolosal yang mengubah sejarah dunia, setiap arc menghadirkan intensitas yang unik dan tak bisa ditebak.

Dengan ratusan karakter dan kekuatan super yang semakin liar, aksi dalam One Piece bukan cuma soal siapa yang lebih kuat, tapi juga soal strategi, perkembangan karakter, dan balas dendam. Namun, di antara lebih dari seribu episode dan puluhan arc, ada delapan arc yang benar-benar jadi puncak adrenaline. Arc-arc ini adalah momen di mana semua kartu dibuka, semua kekuatan dilepaskan, dan semua penonton cuma bisa bilang, “Ini gila sih…”

Kalau Titipers adalah pecinta aksi shōnen yang intens dan penuh gebrakan tak terduga, inilah 8 arc One Piece dengan aksi paling memukau yang wajib banget kamu tonton ulang!



8. Fish-Man Island Arc

Chapter Manga: 603-653Episode Anime: 523-541 dan 543-574

Arc Fish-Man Island mungkin bukan favorit semua orang, tapi soal aksi? Enggak main-main! Ini adalah alur pertama setelah time skip dua tahun, jadi wajar kalau ekspektasi penggemar begitu tinggi. Untungnya, kru Topi Jerami berhasil menjawab tantangan itu dengan penuh gaya.

Hampir setiap anggota kru dapat giliran untuk unjuk gigi melawan anggota Bajak Laut Manusia Ikan. Luffy berduel penuh tensi dengan Hody Jones, Zoro menghadapi Hyouzou, dan Franky tampil super keren dengan senjata barunya saat bertarung melawan Ikaros Much.

Meski versi animenya sempat dikritik karena tempo yang lambat dan visual yang kurang greget, versi remaster terbaru berhasil menyulap pertarungan-pertarungan ini jadi jauh lebih enak untuk ditonton.


7. Arabasta Arc

Chapter Manga: 155-217Episode Anime: 92-130

Arc Arabasta jadi titik balik besar buat One Piece. Untuk pertama kalinya, Topi Jerami nggak cuma melawan bajak laut atau sekelompok marinir, tapi sebuah organisasi militer raksasa bernama Baroque Works dan masa depan satu negara ada di tangan mereka.

Taruhannya tinggi, dan itu membuat setiap pertarungan terasa lebih hidup dan intens. Para agen Baroque Works hadir dengan kekuatan aneh bin nyentrik yang memberi banyak masalah kepada Luffy dkk, yang pada akhirnya menjadi tantangan sempurna untuk mendorong kru Topi Jerami untuk tumbuh dan mengembangkan kemampuan bertarung mereka.

Beberapa pertarungan paling memorable di seri ini juga lahir dari Arc Arabasta, termasuk Sanji vs. Bon Clay, Zoro vs. Daz Bones, dan trilogi duel legendaris Luffy vs. Crocodile yang penuh drama dan determinasi.


6. Dressrosa Arca

Chapter Manga: 700-801Episode Anime: 629-746

Arc Dressrosa mengingatkan penggemar dengan Arc Arabasta dalam banyak hal karena sama-sama menceritakan pertarungan Luffy dkk melawan organisasi jahat yang menguasai sebuah negara, tapi dengan skala yang jauh lebih besar. Kali ini, bukan cuma Topi Jerami yang terlibat, tapi juga Trafalgar Law, Pasukan Revolusioner, Laksamana Fujitora, dan segelintir gladiator dari Corrida Colosseum. Ini, tentu saja, menghasilkan salah satu alur cerita paling epik, ambisius, dan menghibur di One Piece.

Bagian awal arc ini, yang sebagian besar terjadi di Corrida Colosseum, sudah cukup solid karena memperkenalkan sederet karakter nyentrik tapi memorable seperti Cavendish, Bartolomeo, dan Don Chinjao. Tapi klimaks sesungguhnya datang saat Luffy dan aliansinya menyerbu istana dan memulai perang besar-besaran melawan keluarga Donquixote.

Pertarungan di arc ini penuh variasi, mulai dari Zoro vs. Pica yang penuh tebasan raksasa, Franky vs. Senor Pink yang kocak dan emosional, hingga Law vs. Trebol yang brutal. Namun yang jadi sorotan utama tentu saja duel pamungkas antara Luffy dan Doflamingo, di mana Luffy pertama kali memperkenalkan transformasi barunya: Gear 4. Sebuah momen epik yang menandai evolusi besar dari sang kapten Topi Jerami.


5. Whole Cake Island Arc

Chapter Manga: 825-902Episode Anime: 783-877

Whole Cake Island Arc mungkin lebih terkenal karena drama emosional dan intrik keluarga Charlotte, tapi soal aksi, arc ini nggak kalah seru! Meskipun taruhannya melibatkan lebih dari sekadar kekuatan fisik, pertarungan yang terjadi di sini tetap memukau, terutama karena melibatkan Big Mom dan Keluarga Charlotte yang punya kekuatan luar biasa berbasis makanan yang unik.

Pertarungan awal antara Luffy dan Charlotte Cracker sangat mengesankan, menunjukkan betapa beratnya tantangan yang dihadapi Luffy dalam melawan salah satu kru dari Empat Kaisar. Namun, puncak dari arc ini adalah duel epik antara Luffy dan Charlotte Katakuri. Dikenal sebagai salah satu pertarungan terbaik dalam sejarah One Piece, duel ini bukan hanya soal kekuatan, tetapi juga tentang filosofi yang berbeda antara keduanya, dan tentu saja, kemampuan luar biasa yang mereka tunjukkan.

Dengan koreografi pertarungan yang intens, gerakan yang saling melengkapi, serta perkembangan karakter yang menggugah, duel ini menjadi salah satu momen paling ikonik dalam seri ini, membuat Arc Whole Cake Island menjadi arc yang tak akan terlupakan bagi para penggemar One Piece.


4. Egghead Arc

Chapter Manga: 1058-1125Episode Anime: 1086-1124

Arc Egghead menjadi bukti bahwa One Piece masih bisa terus naik level, bahkan setelah ribuan chapter dan episode. Ini adalah arc terbaru yang baru saja selesai, yang penuh misteri, kejutan, dan tentu saja, aksi kelas berat. Setting futuristik Pulau Egghead dipadukan dengan kemunculan karakter-karakter besar seperti Dr. Vegapunk, CP0, sampai akhirnya The Five Elders sendiri, dan hasilnya? Gila-gilaan!

Pertarungan awal Luffy melawan Rob Lucci langsung memanaskan suasana, apalagi mengingat sejarah lama mereka di Enies Lobby. Luffy kini sudah jauh lebih kuat, bahkan mampu menghadapi Borsalino alias Kizaru dalam duel yang membuat semua penggemar melongo. Tapi momen paling bikin merinding tentu saja saat Five Elders menunjukkan wujud transformasi mereka yang mengerikan.

Meskipun belum sepenuhnya diadaptasi menjadi anime, beberapa pertarungan seperti Luffy vs. Lucci, Blackbeard vs. Law, hingga Topi Jerami melawan Seraphim digadang-gadang akan tampil menakjubkan.


3. Marineford Arc

Chapter Manga: 550-580Episode Anime: 457-489

Bisa dibilang tidak ada alur cerita yang lebih penting bagi dunia One Piece daripada Arc Marineford. Setelah bertahun-tahun, chapter demi chapter, dan episode-episode yang sangat bagus, Bajak Laut Shirohige dan Marinir akhirnya berhadapan satu sama lain untuk memperjuangkan nyawa Portgas D. Ace, dan Luffy berakhir di tengah-tengah perang yang luar biasa ini demi menyelamatkan kakaknya yang tercinta.

Arc ini menampilkan parade karakter kelas berat, mulai dari Shichibukai, Tiga Laksamana, Whitebeard dan seluruh krunya, bahkan Blackbeard. Aksinya benar-benar tanpa jeda dan penuh ketegangan, dari awal sampai akhir.

Tapi di balik semua ledakan dan kekuatan dahsyat yang terjadi, Arc Marineford menyimpan salah satu pukulan emosional terbesar dalam sejarah seri ini—kematian Ace dan Whitebeard. Sebuah momen yang tak hanya mengubah Luffy, tapi juga mengubah dunia One Piece selamanya.


2. Enies Lobby Arc

Chapter Manga: 375-430Episode Anime: 375-430 dan 304-312

Buat sebagian besar penggemar, Enies Lobby adalah salah satu arc terbaik One Piece yang membuat mereka resmi jatuh cinta sama serial ini. Tapi selain drama dan momen emosional yang kuat, bagian terbaik dari Arc Enies Lobby adalah aksinya yang luar biasa seru!

Semua anggota Topi Jerami dapat giliran unjuk kekuatan melawan agen-agen CP9 yang karismatik dan mematikan. Ini juga jadi kali pertama Bajak Laut Topi Jerami memamerkan beberapa kemampuan mereka yang mengesankan, mulai dari Sanji dengan Diable Jambe saat melawan Jabra, Zoro melawan Kaku dengan teknik Ashura, dan Chopper melawan Kumadori dengan wujud Monster Point-nya yang mengerikan. Dan tentu saja, debut Gear 2 dan Gear 3 dari Luffy saat bertarung habis-habisan melawan Rob Lucci jadi salah satu pertarungan paling epik sepanjang seri. Bahkan Franky memiliki pertarungan lucu melawan Fukuro yang membuktikan kepada penonton bahwa ia layak menjadi anggota baru Bajak Laut Topi Jerami.


1. Wano Country Arc

Chapter Manga: 909-1057Episode Anime: 890-894, 897-906, 908-1028 dan 1031-1085

Arc Wano terkenal sebagai salah satu arc terpanjang, tidak hanya di One Piece tetapi juga di seluruh industri animanga. Dengan setting negeri samurai yang megah, deretan karakter baru yang kuat, dan konflik skala besar, arc ini benar-benar jadi pesta visual dan emosional buat para penggemar.

Dari duel awal Luffy vs. Kaido yang bikin shock, sampai penyerbuan besar-besaran di Onigashima yang melibatkan semua aliansi, Arc Wano penuh pertarungan sengit yang dianimasikan dengan luar biasa. Robin akhirnya mendapat momen gemilang melawan Black Maria, Zoro dan Sanji tampil maksimal melawan King dan Queen, dan puncaknya? Gear 5 Luffy vs. Kaido yang legendaris di atas atap Onigashima!


Dari medan perang di Marineford sampai duel penuh gaya di Egghead, One Piece sudah menghadirkan deretan pertarungan yang bikin deg-degan, kagum, sampai merinding. Setiap arc punya cita rasa aksinya sendiri, dan itulah yang membuat petualangan Luffy dan kawan-kawan terus terasa segar meskipun serinya sudah berjalan ribuan chapter.

Apakah Titipers lebih suka pertarungan strategis seperti di Enies Lobby, aksi brutal penuh emosi seperti di Wano, atau duel ikonik sarat makna seperti Luffy vs. Katakuri, yang jelas, One Piece tahu caranya membuat para penggemar senang.

Dan dengan cerita yang masih terus berjalan, siapa tahu pertarungan terbaik belum terjadi? Jadi, tetaplah bersiap, karena dunia One Piece selalu punya kejutan baru di setiap arc-nya.

sumber: gamerant

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang

TITIP JEPANG-Distrik Fashion terbaik di Tokyo

Tokyo bukan hanya jantung teknologi dan budaya pop Jepang, kota ini juga menjadi salah satu kiblat belanja fashion dunia. Apa pun gaya dan budget-mu, Tokyo punya jawabannya. Di sini, pusat perbelanjaan raksasa berdiri berdampingan dengan butik independen dan toko barang bekas yang penuh karakter, Mulai dari jalan-jalan mewah yang elegan hingga tempat-tempat yang lebih tersembunyi dan penuh kejutan, inilah 12 distrik belanja fashion terbaik di Tokyo yang wajib Titipers kunjungi.



1. Ginza

Mitsukoshi Ginza Store di Ginza, Tokyo | Foto oleh iStock/tapanuth

Ginza adalah jantung kemewahan di Tokyo, tempat di mana butik-butik desainer papan atas berjajar rapi berdampingan dengan department store glamor, seperti Mitsukoshi klasik dan Dover Street Market Ginza yang avant-garde. Bayangkan Oxford Street di London atau Fifth Avenue di New York, tapi dengan sentuhan elegan khas Jepang. Di sini, Titipers bisa menemukan nama-nama besar seperti Dior, Louis Vuitton, Chanel, hingg butik-butik mewah lokal yang nggak kalah keren.

Nggak cuma para sultan, Ginza juga punya opsi belanja yang lebih terjangkau. Di antara gedung-gedung yang berkilau, terdapat pula toko-toko kerajinan tradisional seperti Takumi, yang menjual karya-karya handmade berkualitas tinggi.


2. Shinjuku

Penyeberangan zebra yang padat di kota Shinjuku | Foto oleh iStock/Byjeng

Shinjuku mungkin menjadi distrik paling sibuk di Tokyo. Kawasan ini memiliki stasiun kereta tersibuk di dunia dan juga pusat perbelanjaan besar yang siap bikin Titipers kalap belanja dari pagi sampai malam.

Salah satu spot favorit para pelancong adalah Lumine, kompleks raksasa yang terdiri dari tiga gedung yang terhubung langsung ke stasiun. Lalu juga ada, Mosaic Street, jalan kecil di atas stasiun yang dipenuhi toko-toko fashion dan jadi shortcut seru ke department store Keio.

Kalau pengen merasakan pengalaman belanja kelas atas, langsung aja ke Isetan, department store legendaris dengan koleksi fashion wanita dan pria yang super lengkap. Bahkan lantai bawahnya yang penuh dengan penjual makanan juga wajib Titipers kunjungi. Di seberang jalan, kamu akan nemuin Bicqlo, gabungan unik antara Uniqlo dan Bic Camera yang menjual fashion dan elektronik dalam satu tempat.


3. Shibuya

Shibuya Crossing di hari yang cerah | Foto oleh iStock/mizoula

Shibuya bukan cuma terkenal dengan scramble crossing-nya yang legendaris, tapi juga jadi pusat gaya hidup dan fashion remaja Tokyo sejak puluhan tahun lalu.

Salah satu yang paling terkenal adalah Shibuya 109, mall legendaris yang jadi simbol fashion remaja Jepang sejak 1979. Selain itu, ada deretan pusat perbelanjaan keren lainnya, termasuk Tokyu Plaza, Shibuya Scramble Square, Parco, Miyashita Park, Shibuya Hikarie, dan Seibu. Setiap tempat memiliki vibe-nya sendiri, dari yang artsy sampai yang ultra-modern.

Selain pusat perbelanjaan, distrik ini juga memiliki tiga jalan perbelanjaan yang ramai. Ada Koen Dori, Spain Zaka, dan Center Gai, yang selalu ramai dan penuh warna. Bahkan kalau Titipers nggak niat belanja, tempat ini tetap layak dikunjungi hanya untuk melihat keramaian dan orang-orang.


4. Harajuku

Pemandangan Takeshita street (Takeshita Dori) | Foto oleh iStock/font83

Harajuku telah lama menjadi pusat budaya anak muda paling liar dan kreatif di Tokyo. Distrik ini menjadi rumah bagi gadis-gadis (dan anak laki-laki) Harajuku yang terkenal. Di sebelah timur Stasiun Harajuku terdapat Takeshita Dori, yang terkenal sebagai tempat nongkrong akhir pekan bagi pelajar SMP dan SMA. Di sini, Titipers bisa menemukan segalanya, mulai dari pakaian yang tidak biasa, aksesori unik, sampai camilan hits seperti krep gulung beraneka topping.

Sebaliknya, jalan-jalan belakang Harajuku (Ura-Hara) dipenuhi dengan toko-toko vintage, merek-merek indie, dan label fashion street yang jadi incaran para trendsetter. Banyak nama besar di dunia fashion street Jepang bermula dari lorong-lorong kecil di Ura-Hara ini.

Kompleks seperti LaForet Harajuku dan Tokyu Plaza Omotesando Harajuku juga jadi magnet belanja, terutama buat para fashionista muda. Gaya yang ditawarkan distrik ini cukup bervariasi, mulai dari yang cute, edgy, sampai avant-garde. Dan karena Harajuku sering jadi radar tren, banyak subkultur fashion Tokyo yang lahir di sini.


5. Omotesando

Omotesando street | Foto oleh iStock/font83

Jika Harajuku menjadi pusat trend fashion remaja di Jepang, maka Omotesando adalah kakak elegannya yang penuh pesona. Hanya berjarak sepelemparan batu dari Takeshita Dori, Omotesando menawarkan suasana yang jauh lebih tenang dan sophisticated, cocok untuk Titipers yang suka window shopping sambil menikmati arsitektur modern.

Jalan utama Omotesando adalah boulevard lebar yang teduh berkat deretan pohon Zelkova di kedua sisinya. Nggak heran kalau distrik ini sering dijuluki “Champs-Élysées-nya Tokyo”. Di sini, Titipers bisa menemukan toko-toko utama untuk merek global dan domestik seperti Hugo Boss, Issey Miyake, dan Comme des Garçons.

Salah satu ikon di Omotesando adalah Omotesando Hills, sebuah pusat perbelanjaan kontemporer dan kawasan hunian dengan lebih dari 100 toko. Bahkan jika Titiper nggak suka belanja, pusat mode kelas atas ini juga menjadi rumah bagi beberapa contoh arsitektur modern paling menakjubkan di seluruh dunia.


6. Ebisu

Yebisu Garden Place | Foto oleh iStock/Ryosei Watanabe

Ebisu mungkin lebih dikenal sebagai salah satu spot makan dan minum paling cozy di Tokyo, tapi distrik ini diam-diam juga punya daya tarik sendiri di dunia fashion.

Pintu keluar Stasiun Ebisu akan membawamu ke Atre Ebisu, mal yang terkoneksi langsung dan punya banyak pilihan butih fashion, kosmetik, aksesori, hingga deretan kafe stylish untuk ngopi cantik. Distrik ini tidak terlalu menonjolkan kemewahan merek-merek besar, tetapi lebih kepada tampilan rapi dan relevan khas para pekerja urban Tokyo.

Kalau Titipers lanjut berjalan kaki sedikit, ada Ebisu Garden Place, sebuah plaza bergaya Eropa yang menampung butik desainer dan beberapa toko interior yang cantik banget buat cuci mata. Di jalan sekitar stasiun, kamu juga akan menemukan banyak butik kecil serta konsep store dengan kurasi mode yang unik.


7. Shimokitazawa

Shimokitazawa | Foto oleh iStock/Light Studios

Shimokitazawa, juga disebut “Shimokita” oleh penduduk setempat, adalah salah satu lingkungan Tokyo yang paling dicintai untuk fashion vintage, buku bekas, dan subkultur kreatif. Distrik kecil nan padat ini adalah harta karun toko pakaian retro, kafe unik, dan tempat musik tersembunyi.

Berjalan-jalan di gang-gang sempit Shimokita serasa memasuki dunia lain, lebih seperti kota kecil dengan kepribadian besar daipada bagian dari ibu kota yang sibuk. Di sini, Titipers akan menemukan toko legendaris seperti New York Joe Exchange, toko beli-jual-tukar yang populer yang dulunya adalah sento (pemandian umum), dan Chicago, spot andalan buat berburu baju bekas ala Americana.

Butik-butik vintage keren seperti Haight & Ashbury dan Ocean BLVD juga menawarkan pilihan mode yang unik dan berbeda dari yang lain.

Area ini disukai oleh pelajar, seniman, dan para pekerja kreatif karena harganya yang terjangkau dan suasananya yang bebas. Ditambah lagi, kehadiran banyak teater indie dan tempat pertunjukan kecil yang membuat atmosfernya makin nyeni.


8. Koenji

Pintu gerbang kouenji juinjyo syoutenga | Foto oleh iStock/mizoula

Buat Titipers yang menyukai gaya underground, dan edgy, Koenji adalah tempat yang harus dikunjungi. Distrik ini sudah lama menjadi magnet bagi para pencinta mode punk, goth, dan semua yang eksperimental. Meskipun sering kalah pamor dibandingkan kota-kota tetangganya yang lebih ngehits, justru di sanalah letak pesonanya.

Jalan-jalan di Koenji dipenuhi toko barang bekas yang seru buat treasure hunt. Mulai dari kaos oblong band rock lawas, jaket denim robek, sampai tracksuit tahun ’80-an yang tidak dikenal, semua bisa Titipers temukan di sini. Toko-toko seperti Mode Off, Don Don Down on Wednesday, dan Second Street menjadi tempat incaran berburu gaya dengan budget minimal. Buat yang lebih suka eksperimen, mampirlah ke Kitakore Building, tempat berkumpulnya butik-butik fashion nyentrik dan warna-warni yang tiada duanya.

Selain urusan belanja, Koenji juga punya suasana lokal yang kental lewat shotengai (jalan perbelanjaan tradisional) seperti Koenji Junjo Shotengai dan Look Street, yang dipenuhi dengan toko-toko kecil, kafe, dan nuansa retro era Showa yang bikin nostalgia.


9. Kuil Kichijoji

Foto oleh Pixta/node

Kalau Titipers pernah dengar Kichijoji disebut-sebut sebagai salah satu kawasan paling layak huni di Tokyo, percayalah itu bukan cuma isapan jempol. Salah satu daya tarik utamanya adalah kombinasi manis antara area belanja yang lengkap, suasana santai, dan akses langsung ke alam. Tempat ini cocok buat Titipers yang pengen kabur dari hiruk pikuk kota tapi tetap bisa belanja fashion.

Dekat Stasiun Kichijoji, Titipers bisa langsung menyambangi Atre Kichijoji dan Coppice, dua kompleks perbelanjaan yang menawarkan berbagai macam fashion, kosmetik, sampai perlengkapan rumah tangga. Buat yang suka DIY, mampirlah ke Yuzawaya, surga kain, peralatan, dan inspirasi kerajinan tangan terbesar di Jepang. Selain itu, ada banyak zakkaten dan toko lifestyle yang cocok untuk mencari hadiah atau dekorasi rumah.

Lanjut ke arah selatan stasiun, Titipers akan sampai di Taman Inokashira, paru-paru hijau Tokyo yang cantik. Di sekitarnya terdapat gang-gang sempit berbatu penuh butik indie, toko vintage, dan barang-barang kerajinan tangan lokal. Salah satu spot yang wajib dikunjungi adalah Harmonica Yokocho, labirin kecil berisi toko-toko mungil dan kafe karakter.


10. Jiyugaoka

La Vita, atau “Venice of Jiyugaoka” | Foto oleh iStock/Gyro

Kalau Tokyo punya versi mini dari Eropa, maka itu adalah Jiyugaoka. Distrik ini memikat wisatawan dengan suasana tenang, jalanan nyaman, dan nuansa elegan. Tempat ini juga jadi favorit para wanita modis Tokyo yang suka tampil feminin.

Di sini, Titipers akan menemukan deretan butik kecil yang menjual busana feminin yang lembut dan barang-barang sehari-hari yang berkualitas. Coba mampir ke Today’s Special, toko lifestyle yang punya estetikanya sendiri dan cocok buat kamu yang hobi upload konten estetik di Instagram.

Yang bikin Jiyugaoka makin spesial adalah atmosfernya yang santai. Banyak wisatawan yang datang bukan untuk berbelanja, tapi untuk menikmati kopi di kafe cantik. Kawasan La Vita misalnya, manampilkan kanal ala Venesia lengkap dengan gondola, yang menambah nuansa unik di lingkungan tersebut. Ditambah dengan Marie Claire Promenade yang sering jadi lokasi pop-up store dan toko konsep musiman.


11. Daikanyama

Daikan-Yama

Dijuluki “Brooklyn-nya Tokyo” berkat jalanannya yang rindang, distrik ini dihiasi dengan deretan butik mewah, dan suasana yang santai namun modis. Tempat ini seperti oasis tersembunyi untuk para trensetter dan kreator yang melarikan diri dari keramaian. 

Spot populernya adalah Daikanyama T-Site, tempat Tsutaya Books berada. Di sekitar stasiun Daikanyama, Titipers akan menemukan toko-toko lokal dan internasional, seperti Okura (untuk denim indigo Jepang kelas atas) dan Maison Kitsuné.

Kalau mau petualangan yang lebih sunyi tapi mengesankan, coba telusuri gang-gang kecilnya. Titipers akan menemukan butik independen yang menjual barang fashion berkualitas tinggi, busana anak-anak super modis, toko home decor dengan rasa Scandinavia, bahkan galeri pop-up yang memamerkan seni kontemporer Tokyo.


12. Kagurazaka

Kagurazaka | Foto oleh iStock/Thomas Faull

Kalau ada satu distrik di Tokyo yang terasa seperti kembali ke masa lalu dengan sepatu bergaya masa kini, itu adalah Kagurazaka. Dulunya merupakan distrik geisha, kawasan ini tetap mempertahankan nuansa nostalgia dengan jalanan berbatu, gang-gang sempit misterius, tangga tersembunyi, dan restoran ryotei tradisional.Tapi jangan salah, di balik suasana tradisionalnya, Kagurazaka diam-diam menyimpan kejutan mode yang berkelas.

Distrik ini menyimpan butik mungil yang menjual kimono dengan sentuhan modern, zakkaten yang dikurasi penuh rasa, dan toko-toko kontemporer bernuansa Jepang-Prancis yang unik.

Yang membuatnya makin istimewa, distrik ini juga merupakan salah satu surga kuliner di Tokyo. Jadi, setelah capek berburu tas kulit handmade atau scarf dari desainer lokal, Titipers bisa langsung mampir ke toko kue bergaya Prancis, bar anggur kecil, atau kafe yang menyajikan matcha latte dengan plating layaknya lukisan


Dari kemewahan Ginza hingga gang-gang bohemian di Shimokitazawa, Tokyo benar-benar memiliki semua yang para pencinta fashion inginkan. Setiap distriknya menghadirkan karakter yang berbeda, ada yang glamor, ada yang edgy, ada juga yang santai tapi berkelas. Entah Titipers penggemar high fashion, pemburu barang vintage, atau sekadar suka cuci mata sambil ngopi, pasti ada distrik yang bakal mencuri hati dan isi dompetmu.

Dan buat Titipers yang belum bisa terbang langsung ke Jepang. Kamu gak perlu bersedih hati. Lewat TITIP JEPANG, kamu tetap bisa belanja dari toko-toko favorit di Tokyo tanpa harus keluar rumah. Cukup pilih, titip, bayar, duduk manis, dan barang impianmu langsung dikirim ke rumah! Jadi, tunggu apa lagi?

sumber: savvytokyo

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang

Dari makanan berat sampai camilan manis dan air mineral sakti, Lawson punya segalanya.
TITIP JEPANG-jajan di lawson cuma 1000 yen

Cuma punya 1.000 yen di dompet tapi pengen jajan puas di Lawson? Tenang Titipers, kamu nggak sendirian. Lawson diam-diam punya banyak menu andalan yang nggak bikin kantongmu nangis. Dari yang manis sampai yang gurih, dari kopi sampai karaage, ini dia 10 set makanan dan minuman yang wajib Titipers borong dengan budget hemat!



1. Set Rasa Restoran ala Cina: Ramen + Gyoza + Nasi Goreng (989 yen)

  • Chicken Broth Soy Sauce Ramen with Topping: 246 yen
  • Nasi goreng: 171 yen
  • Xiao Long Bao: 235 yen
  • Easy-to-Make Microwave Grilled Gyoza: 167 yen
  • Oi Ocha Catechin Green Tea: 170 yen

Kalau ngomongin combo makanan Cina klasik yang ngenyangin, ramen, xiao long bao, dan nasi goreng jelas jawaranya. Trio ini udah kayak holy trinity-nya pecinta karbo dan penggemar rasa gurih. Biasanya, di restoran, satu set seperti ini dihargai lebih dari 1.000 yen—maklum, harga lagi naik di mana-mana. Tapi di Lawson? Titipers tetap bisa menikmati set kombo ini tanpa bikin dompet nangis!

Semua itemnya berasal dari lini makanan beku eksklusif Lawson, jadi kualitasnya terjamin dan praktis banget. Tinggal panaskan dalam microwave di toko, di rumah, atau bahkan di kamar hotel kalau kamu lagi stay di Jepang. Bonusnya? Kamu masih bisa dapet teh hijau dingin dan seporsi gyoza tanpa harus nambahin budget. Rasanya legit, porsinya pas, dan yang paling penting hemat maksimal!


2. Set Karaage + Kentang Goreng (948 yen)

  • Karaage reguler: 259 yen
  • Karaage pedas: 259 yen
  • Karaage keju: 259 yen
  • Kentang goreng yang dibuat dengan kentang Hokkaido: 171 yen

Dengan modal 1.000 yen, Titipers bisa mendapatkan tiga varian Karaage-kun sekaligus—original, pedas, dan keju—yang harganya cuma 777 yen, jadi masih ada ruang buat nambah kentang goreng beku biar set camilanmu makin mantap!

Yang bikin seru, Lawson juga menyediakan saus tomat dan mayo gratis di dekat rak camilan hangat. Rasa original dan pedas udah enak disantap langsung, tapi rasa keju jadi naik level kalau dicocol dengan mayones.

Buat para pencinta karaage, ini jelas surga kecil. Bahkan Katy Pery aja mungkin bakal ikutan borong kalau tahu ada set seperti ini!


3. Set Dessert Premium + Kopi Panas (989 yen)

  • Uchi Cafe Chocolat & Milk Waffle Cone: 322 yen
  • Uchi Cafe Premium Roll Cake: 227 yen
  • Uchi Cafe Doramocchi (Azuki Red Beadn & Whipped Cream): 200 yen
  • Kopi Panas (Large): 240 yen

Kalau ngomongin Lawson, satu nama yang akan langsung terngiang di kepala adalah Uchi Cafe. Seri dessert legendaris ini udah kayak standar emasa buat makanan manis di minimarket, tidak hanya cantik di tampilan, tapi juga punya rasa yang nggak kalah dari toko kue spesialis.

Dengan modal 1.000 yen, Titipers bisa memanjakan diri dengan tiga bintang Uchi Cafe—Premium Roll Cake, Doramocchi, dan Waffle Cone es krim Cokelat & Susu—yang bisa bikin kamu lupa diet. Biar lengkap, tambahkan segelas kopi panas buat penutup.


4. Bento Ayam Goreng Fresh dari Dapur Machikado (989 yen)

  • Bento Ayam Goreng: 592 yen
  • Potongan Daging Ayam Keju & Shisho: 397 yen

Lagi lapar berat tapi pengen makan praktis dan hemat? Bento dari lini Machikado Kitchen di Lawson bisa jadi penyelamatmu! Dibuat langsung di dapur khusus Lawson, bento ini nggak cuma praktis, tapi juga punya rasa yang nggak kalah sama makan siang rumahan.

Favoritnya tentu saja bento ayam goreng, nasi pulen hangat yang dikombinasikan dengan potongan ayam goreng renyah yang gurihnya bikin nagih. Harganya tetap di bawah 1.000 yen, tapi porsinya memuaskan dan bikin kenyang sampai sore.


5. Set Garlic Chicken + Okonomiyaki (968 yen)

  • Garlic Tomato Onion Chicken: 430 yen
  • Okonomiyaki ala warung+extra mie: 538 yen

Buat Titipers yang suka eksplorasi rasa dan nggak melulu ngikutin tren, Lawson juga punya banyak hidden gem yang wajib kamu coba. Salah satunya adalah Garlic Tomato Onion Chicken. Namanya memang ribet, tapi rasanya juara! Potongan ayam yang juicy dibalut saus tomat bawang putih yang tajam dan menggoda, sekali coba, bisa-bisa langsung masuk daftar langganan.

Menu pelengkapnya juga nggak kalah menarik, Stall-Style Okonomiyaki. Di luar sana, seporsi okonomiyaki bisa bikin dompet ngos-ngosan, apalagi di Tokyo. Tapi di Lawson, Titipers bisa dapetin okonomiyaki rasa kaki lima yang autentik tanpa harus jajan mahal.


6. Set Snack dan Minuman Terbaik Lawson (999 yen)

  • L-Chiki (Reguler): 248 yen
  • Karaage pedas: 259 yen
  • Bacon Potato Salad dengan kentang lokal: 192 yen
  • Gold Master Draft Beer: 150 yen
  • Sangaria Zero Sour Grapefruit: 150 yen

Kalau Titipers termasuk tim nongkrong sambil ngemil dan nge-bir, Lawson adalah surga kecil yang patut kamu sambangi. Kombinasi maut L-Chiki dan Karaage pedasnya udah cukup buat bikin sesi nyantai makin nikmat, tapi kalau Titiper pengen lebih, coba tambahkan bir Gold Master Draft dan chu-hi eksklusif buatan Sangaria mereka. Kaleng besar cuma 150 yen, tapi rasa dan sensasinya nggak kalah dari yang lebih mahal!

Sebagai pelengkap, salad kentang dengan bacon jadi pilihan camilan yang pas banget buat nemenin obrolan panjang atau sesi nonton malam. Tiga camilan + dua minuman = kombo yang bukan cuma enak, tapi juga kelihatan seimbang.


7. Set Bento Ayam Goreng + Salad Hijiki (999 yen)

  • Machikado Kitchen Fried Chicken Bento: 592 yen
  • Tofu and Hijiki Japanese Salad dengan Dietary Fibre: 289 yen
  • Teh Barley: 118 yen

Kalau Titipers cari menu yang enak tapi tetap seimbang, set bento satu ini bisa jadi jawaban. Ayam goreng dari lini Machikado Kitchen Lawson bukan ayam biasa, teksturnya renyah di luar, juicy di dalam, dan rasanya nggak kalah sama ayam goreng dari restoran spesialis seperti Karayama.

Sebagai pendamping, salad tahu dan hijiki jadi pilihan cerdas. Renyahnya akar teratai dan bumbu yang ringan bikin salad ini nggak cuma jadi pelengkap, tapi juga penyegar rasa yang bikin makan malam Titipers makin komplet. Kombinasi ini cocok banget buat yang mau kenyang tanpa rasa bersalah—gorengan dapat, tapi serat dan nutrisi juga terpenuhi.


8. Italian Vibes dari Microwave (991 yen)

  • Butter-Scented Salt Bread: 149 yen
  • Pasta Napolitan: 497 yen
  • Uchi Cafe Black Unsweetened Coffee: 118 yen
  • Premium Roll Cake: 227 yen

Ingin sensasi makan malam ala Italia tapi malas masak atau keluar rumah? Tenang, kamu bisa kok meraciknya dari produk-produk Lawson.

Untuk pembuka, roti asin beraroma mentega bisa jadi pilihan yang simpel tapi classy. Lanjut ke hidangan utama, seporsi pasta Napolitan yang manis-gurih sepertinya cukup untuk memuaskanmu. Lalu, biar makin mantap, tutup dengan Premium Roll Cake dan seteguk es kopi dari lini Uchi Cafe. Rasanya kayak lagi duduk di kafe kecil di Roma.


9. Set Teh Sore Penuh Puding (963 yen)

  • Rich Egg Custard Cookie Puff: 216 yen
  • Custard Pudding Made with Only Eggs, Milk, and Sugar: 221 yen
  • Crispy & Creamy Egg TartL 270 yen
  • Crispy & Creamy Custard Pudding Pie: 256 yen

Buat Titipers pencinta makanan manis, ini dia surga manis versi hemat dari Lawson! Kali ini pilihannya fokus ke puding dan jajanan pencuci mulut simpel—karena seperti kata Mariko, makin sederhana bahan, makin mantap rasa!

Puding dari Lawson ini punya rasa telur yang kaya dan tekstur yang bervariasi, ada yang lembut banget, ada juga yang renyah. Dan yang paling seru? Titipers bisa borong beberapa sekaligus tanpa lewat dari 1.000 yen! Tinggal bawa pulang, seduh teh atau kopi hangat, dan nikmati sore dengan gembira.


10. Festival Roti Sehat Rendah Karbo (940 yen)

  • Bran Bread (4 potong): 279 yen
  • Chewy Margarine Sandwich (2 potong): 149 yen
  • Chewy Bread with Cheese Cream & Double Berry (2 potong): 171 yen
  • Chewy White Bread with Ham & Cheese (2 potong): 149 yen
  • Balanced Support Bread with 33 Nutrients (Chocolate & Banana, 2 potong): 192 yen

Kalau Titipers sedang jaga pola makan tapi tetap pengin ngemil enak, Lawson juga punya jawabannya! Seri roti Locabo andalan mereka dirancang khusus buat kamu yang mau tetap sehat tanpa kehilangan cita rasa. Salah satu favoritnya adalah Bran Bread rendah karbo.

Dengan budget di bawah 1.000 yen, Titipers bisa borong beberapa roti sehat sekaligus. Enak buat sarapan, camilan di perjalanan, atau teman ngopi sore tanpa rasa bersalah!


Itulah 10 set makanan dan minuman yang bisa Titipers nikmati hanya dengan 1.000 yen di Lawson. Dari hidangan berat hingga camilan ringan, semuanya hadir dengan rasa yang nggak kalah dengan restoran mahal. Jadi, nggak perlu bingung lagi cari pilihan makanan enak dengan budget terbatas, karena Lawson punya semua yang Titipers butuhkan. Dari semua menu di atas, mana nih yang paling pengen kamu coba? Share di kolom komentar ya!

sumber: soranews24

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang

BLOG-10 Film Jepang Terbaik dalam 10 Tahun Terakhir

Pernah nonton film Jepang yang begitu tenang tapi justru bikin Titipers mikir berhari-hari? Atau film yang awalnya absurd tapi ternyata ending-nya brilian? Itulah uniknya sinema Jepang—nggak selalu mudah dicerna, tapi justru di situlah letak pesonanya. Dalam 10 tahun terakhir, banyak banget film Jepang yang sukses mencuri perhatian penikmat film, bukan cuma di negaranya sendiri tapi juga di panggung dunia. Dari drama sunyi yang mengiris, sampai aksi dan horor penuh gaya—ini dia 11 film Jepang terbaik yang wajib masuk daftar nonton Titipers!



11. First Love (2019)

Genre(s)Action, Comedy, Crime, Romance
Tanggal Rilis28 Februari 2020 (Jepang)
SutradaraTakashi Miike
Durasi108 menit
Skor6,7/10 (IMDb) | 98% (RottenTomatoes)

Sinopsis:
Seorang petinju muda dan seorang gadis panggilan terjebak dalam skema penyelundupan narkoba selama satu malam di Tokyo

Takashi Miike bukan nama asing di dunia sinema Jepang—ia adalah legenda. Kalau Titipers pernah nonton Audition, Ichi the Killer, atau Crows Zero, kamu pasti tahu betapa gila dan beragamnya gaya penyutradaraannya. Tapi dari sekian banyak karya ekstrem yang pernah ia buat, First Love terasa seperti napas segar, masih berdarah, masih kacau, tapi juga… manis?

Film ini mengikuti Leo, seorang petinju muda yang baru saja menerima kabar buruk tentang hidupnya. Di malam yang seharusnya biasa saja, ia bertemu Yuri, alias Monica, seorang gadis panggilan yang sedang kabur dari yakuza dan polisi korup. Tanpa rencana, Leo memutuskan membantu Yuri, dan dari situ dimulailah malam penuh kekacauan, aksi brutal, dan percikan cinta tak terduga.


10. The Blood of Wolves (2018)

Genre(s)Crime, Drama
Tanggal Rilis12 Mei 2018 (Jepang)
SutradaraKazuya Shiraishi
Durasi126 menit
Skor7,0/10 (IMDb) | 100% (RottenTomatoes)

Sinopsis:
Detektif pemula Hioka diberi kursus kilat tentang tipu daya dan kecerdasan jalanan oleh rekannya yang veteran saat keduanya berupaya mengguncang dunia.

Kalau Titipers rindu era keemasan film yakuza bergaya 1980-an, The Blood of Wolves adalah jawaban yang tepat. Dibintangi aktor kawakan Kōji Yakusho, film ini seperti surat cinta penuh darah dan peluru untuk genre kriminal Jepang. Nuansanya keras, kelam, dan penuh ketegangan.

Berlatar di Hiroshima tahun 1988, ceritanya mengikuti detektif muda Shūichi Hioka yang ditugaskan bekerja di bawah Shōgo Ōgami, seorang detektif senior yang dikenal punya cara kerja tidak biasa. Rumor beredar kalau Ōgami punya hubungan gelap dengan dunia bawah tanah. Saat keduanya menyelidiki kasus orang hilang yang ternyata lebih rumit dari kelihatannya, Hioka mulai mempertanyakan moralitas dan metode rekannya.


9. Creepy (2016)

Genre(s)Crime, Drama, Horror, Mystery, Thriller
Tanggal Rilis18 Juni 2016 (Jepang)
SutradaraKiyoshi Kurosawa
Durasi130 menit
Skor6,4/10 (IMDb) | 91% (RottenTomatoes)

Sinopsis:
Seorang pensiunan detektif diminta untuk menyelidiki kasus lama keluarga yang hilang

Kiyoshi Kurosawa, sutradara di balik horor klasik seperti Cure dan Pulse, kembali dengan sebuah film thriller psikologis yang membuat merinding, bukan karena jumpscare, tapi karena ketegangan psikologis yang pelan-pelan menyusup ke dalam pikiran Titipers. Creepy adalah film yang sesuai namanya, tidak mencolok, tapi membuat bulu kuduk berdiri karena atmosfernya yang mengganggu dari awal hingga akhir.

Kisahnya mengikuti mantan profiler kriminal, Koichi, yang pindah ke lingkungan baru bersama istrinya, Yasuko, setelah menerima pekerjaan sebagai dosen psikologi kriminal. Tapi, harapan hidup tenang berubah saat mereka mulai berinteraksi dengan tetangga mereka yang eksentrik dan mengganggu, Masayuki Nishino. Perlahan tapi pasti, kejanggalan demi kejanggalan muncul, dan Yasuko semakin terseret ke dalam lingkaran ketakutan yang tak terlihat.


8. One Cut of the Dead (2017)

Genre(s)Found Footage Horror, Mockumentary,
Quirk Comedy, Zaombie Horror, Comedy,
Drama, Horror
Tanggal Rilis4 November 2017 (Jepang)
SutradaraShin’ichirō Ueda
Durasi97 menit
Skor7,6/10 (IMDb) | 100% (RottenTomatoes)

Sinopsis:
Zombie sungguhan menyerang seorang sutradara peretas dan kru film yang sedang syuting film zombie beranggaran rendah di fasilitas Jepang yang terbengkalai akibat Perang Dunia II

One Cut of the Dead adalah contoh sempurna dari film kecil yang sukses besar. Dibuat dengan budget sekitar $25.000, film ini justru meraih lebih dari $30 juta secara global dan jadi salah satu sleeper hit paling legendaris dalam sejarah sinema Jepang. Tapi bukan cuma karena angkanya saja yang membuat film ini istimewa, melainkan bagaimana ia menyulap genre zombi jadi sesuatu yang benar-benar baru dan segar.

Ceritanya cukup sederhana: sebuah kru film indie tengah syuting film horor zombi di sebuah fasilitas air yang terbengkalai hingga mereka diserang oleh zombi sungguhan. Tapi jangan tertipu. Film ini terbagi ke dalam tiga bagian unik yang akan memutar-balik ekspektasi penonton berkali-kali. Dari horor zombi biasa, ke komedi absurd, lalu ke drama penuh hati tentang semangat kerja sama dan kreativitas dalam membuat film.


7. Happy Hour (2015)

Genre(s)Drama
Tanggal Rilis12 Desember 2015 (Jepang)
SutradaraRyusuke Hamaguchi
Durasi317 menit
Skor7,6/10 (IMDb) | 100% (RottenTomatoes)

Sinopsis:
Sebuah kisah epik perjalanan emosional empat wanita berusia tiga puluhan di kota tepi laut Kobe.

Ryusuke Hamaguchi bukan nama asing di kancah perfilman dunia. Sering disandingkan dengan Hirokazu Kore-eda, ia dikenal karena kemampuannya dalam menyelami kompleksitas hubungan manusia dan Happy Hour adalah karya yang membuktikan hal itu dengan penuh kelembutan dan presisi.

Film ini mengikuti kisah empat sahabat wanita di usia akhir 30-an yang tinggal di Kobe. Sakurako, seorang ibu rumah tangga; Fumi, administrator seni; Akari, seorang perawat; dan Jun, yang tengah menjalani proses perceraian. Bersama-sama, mereka menavigasi perubahan hidup, dilema hubungan, dan pencarian makna personal dengan kejujuran yang jarang ditemui di layar lebar.

Happy Hour bukan film yang terburu-buru, durasinya saja hampir lima setengah jam. Justru lewat tempo yang lambat inilah penonton diajak menyelami setiap lapisan emosi, percakapan, dan dinamika persahabatan yang sangat nyata. Yang menarik, keempat pemeran utamanya bukan lah aktris profesional, tapi mereka berhasil mencuri perhatian dunia, bahkan memenangkan penghargaan Aktris Terbaik secara kolektif di Festival Film Locarno 2015.


6. The Boy and the Heron (2023)

BLOG TITIP JEPANG - PENCIPTA GUNDAM MEMBELA HAYAO MIYAZAKI FILM THE BOY AND THE HERON
Genre(s)Anime, Fantasy Epic, Hand-Drawn Animation,
Isekai, Adventure, Animation, Drama, Fantasy
Tanggal Rilis14 Juli 2023 (Jepang)
SutradaraHayao Miyazaki
Durasi124 menit
Skor7,4/10 (IMDb) | 96% (RottenTomatoes)

Sinopsis:
Setelah kematian ibunya dan pernikahan ulang ayahnya, seorang anak laki-laki yang keras kepala menjelajah ke dunia mimpi yang dihuni oleh orang yang hidup dan yang mati untuk mencari ibu tirinya yang hilang

Memuji Hayao Miyazaki dan Studio Ghibli rasanya nggak akan pernah cukup—tapi The Boy and the Heron punya tempat khusus, karena ini adalah tanda kembalinya sang maestro setelah satu dekade menyatakan pensiun. Yang membuat film ini berbeda adalah sentuhan autobiografisnya. The Boy and the Heron terasa seperti refleksi Miyazaki atas masa kecilnya sendiri, trauma perang, kehilangan, dan hubungan dengan sang ibu. Ini bukan sekadar kisah petualangan, tapi juga surat cinta bagi kenangan dan proses pendewasaan

Film ini mengikuti Mahito Maki, seorang anak laki-laki yang kehilangan ibunya dalam pengeboman Tokyo di masa Perang Pasifik. Ketika sang ayah menikahi adik dari mendiang istrinya dan membawa keluarganya pindah ke pedesaan, Mahito justru menemukan dunia lain, dipandu oleh seekor bangau abu-abu yang bisa berbicara. Dari sinilah petualangan magis dimulai, penuh simbolisme dan makna tersembunyi, gaya khas film-film Miyazaki.


5. Godzilla Minus One (2023)

blog-trailer terakhir godzilla minus one-1
Genre(s)Action, Adventure, Dinosaur Adventure,
Kaiju, Sci-Fi, Supernatural Horror, Tragedy
Tanggal Rilis3 November 2023 (Jepang)
SutradaraTakashi Yamazaki
Durasi125 menit
Skor7,7/10 (IMDb) | 99% (RottenTomatoes)

Sinopsis:
Jepang sudah hancur karena perang ketika krisis baru muncul dalam bentuk monster raksasa

Sejak kemunculan pertamanya pada tahun 1954, Godzilla sudah menjadi ikon dan jujur saja, belum ada film yang mampu menyaingi dampak emosional dan naratif dari versi klasik itu. Sampai akhirnya, hampir 70 tahun kemudian, datanglah Godzilla Minus One.

Disutradarai oleh Takashi Yamazaki, film ini membawa Godzilla kembali ke akarnya: sebuah simbol kehancuran, ketakutan, dan rasa bersalah nasional. Dengan efek visual yang luar biasa, Godzilla Minus One berhasil memukau penonton dunia. Film ini menjadi film Godzilla Jepang terlaris sepanjang masa, dan bahkan memenangkan Oscar untuk Efek Visual Terbaik pada tahun 2024, sebuah pencapaian langka bagi film non-Hollywood.

Tokoh utamanya adalah Kōichi Shikishima, seorang mantan pilot kamikaze yang selamat dari pertemuan pertama dengan Godzilla di Pulau Odo. Dihantui rasa bersalah karena tidak mengorbankan dirinya sendiri seperti yang diperintahkan, Shikishima mencoba membangun kembali hidupnya di Tokyo bersama seorang wanita dan seorang anak yang ia selamatkan. Tapi ketika Godzilla kembali, Shikishima harus menghadapi bukan hanya monster itu, tapi juga bayangan masa lalu yang tak pernah benar-benar pergi.


4. Monster (2023)

Genre(s)Coming-of-Age, Drama, Thriller
Tanggal Rilis2 Juni 2023 (Jepang)
SutradaraHirokazu Kore-eda
Durasi125 menit
Skor7,8/10 (IMDb) | 96% (RottenTomatoes)

Sinopsis:
Seorang ibu menuntut jawaban dari guru putranya ketika putranya mulai bertingkah aneh

Disutradarai oleh Hirokazu Kore-eda, Monster adalah drama menyayat hati yang menggali isu perundungan dan hubungan antar anak-anak dengan sudut pandang yang tidak biasa. Film ini membawa pulang Penghargaan Skenario Terbaik di Festival Film Cannes ke-76, dan berhasil memikat penonton lewat ceritanya yang perlahan mengungkap kebenaran dari berbagai perspektif.

Monster mengikuti Saori, ibu tunggal yang mulai curiga saat putranya Minato berperilaku aneh. Ia menuduh gurunya sebagai penyebab, tapi kenyataan ternyata jauh lebih rumit dari yang terlihat. Dengan pendekatan naratif yang berlapis, film ini menyoroti bagaimana kesalahpahaman bisa tumbuh dalam diam, dan bagaimana setiap orang membawa “kebenaran”-nya masing-masing.


3. Your Name (2016)

Genre(s)Anime, Shojo, Animation, Drama, Fantasy,
Romance
Tanggal Rilis26 Agustus 2016 (Jepang)
SutradaraMakoto Shinkai
Durasi107 menit
Skor8,4/10 (IMDb) | 98% (RottenTomatoes)

Sinopsis:
Dua remaja berbagi hubungan yang mendalam dan ajaib saat mengetahui bahwa mereka bertukar tubuh. Keadaan menjadi lebih rumit saat anak laki-laki dan perempuan itu memutuskan untuk bertemu langsung

Makoto Shinkai menyuguhkan romansa lintas waktu yang memikat lewat Your Name, sebuah film anime yang tak hanya memukau secara visual, tapi juga menghantam emosi dengan cara yang lembut sekaligus menghanyutkan. Film ini sempat menjadi anime terlaris di dunia, dan tetap dianggap sebagai salah satu karya paling berpengaruh dalam sejarah animasi Jepang.

Kisahnya mengikuti Taki dan Mitsuha, dua remaja dari latar belakang berbeda yang tiba-tiba bertukar tubuh. Dari situ tumbuh hubungan unik yang perlahan berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih dalam. Meski Shinkai sendiri sempat merasa film ini belum sempurna, banyak orang justru menganggap Your Name sebagai masterpiece.


2. Shoplifters (2018)

Genre(s)Psycological Drama, Crime, Drama, Thriller
Tanggal Rilis9 Juni 2018 (Jepang)
SutradaraHirokazu Kore-eda
Durasi121 menit
Skor7,/10 (IMDb) | 99% (RottenTomatoes)

Sinopsis:
Di pinggiran Tokyo, sekelompok orang luar yang tidak harmonis dipersatukan oleh kesetiaan, kegemaran mencuri, dan penipuan yang menyenangkan. Ketika putra mereka ditangkap, rahasia terungkap yang mengacaukan kehidupan mereka yang rapuh dan tidak diketahui publik.

Film yang mengangkat nama Hirokazu Kore-eda ke panggung internasional ini, berhasil memenangkan Palme d’Or di Cannes dan mencuri hati banyak penonton lewat kisah keluarga yang tak biasa. Shoplifters bukan sekadar drama keluarga, film ini juga jadi cerminan sosial tentang kemiskinan, cinta, dan cara-cara bertahan hidup di tengah kerasnya hidup di Tokyo modern.

Penonton akan diajak masuk ke kehidupan keluarga Shibata, yang hidup dari mencuri barang kebutuhan sehari-hari. Meskipun secara hukum mereka bukan keluarga ‘sungguhan’, hubungan mereka terasa lebih tulus dari banyak keluarga pada umumnya. Penuh kehangatan sekaligus tragis, Shoplifters memperlihatkan bahwa ikatan keluarga bisa lahir dari pilihan, bukan hanya darah.


1. Drive My Car (2021)

Genre(s)Psychological Drama, Drama
Tanggal Rilis20 Agustus 2021 (Jepang)
SutradaraRyusuke Hamaguchi
Durasi179 menit
Skor7,5/10 (IMDb) | 97% (RottenTomatoes)

Sinopsis:
Seorang aktor dan sutradara panggung terkenal belajar untuk mengatasi kehilangan pribadi yang besar ketika ia menerima tawaran untuk menyutradarai produksi Paman Vanya di Hiroshima

Karya Ryusuke Hamaguchi ini adalah salah satu film Jepang paling bersinar di kancah dunia. Film ini berhasil memenangkan piala Oscar untuk Film Internasional Terbaik lewat pendekatan sunyi namun tajam soal duka dan koneksi antarmanusia dalam ceritanya.

Kisahnya mengikuti Yūsuke Kafuku, aktor dan sutradara teater yang masih bergulat dengan kematian istrinya. Saat diminta menyutradarai drama Uncle Vanya di Hiroshima, ia bertemu Misaki, pengemudi muda yang perlahan membantunya membuka kembali pintu-pintu emosi yang tertutup. Drive My Car menyentuh dan tenang, tipe film yang tidak menggurui, tapi justru memberi ruang untuk merasakan dan memahami bahwa duka tak harus dijalani sendiri.


Itulah 11 film Jepang terbaik dari 10 tahun terakhir yang patut masuk daftar tontonan Titipers. Mulai dari zombie absurd, kaiju, sampai drama yang menusuk hati, semuanya mewakili kekayaan dan keberanian film Jepang. Dari daftar di atas, mana yang sudah Titipers tonton?

sumber: collider

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang

Titip Jepang - dojutsu terkuat di naruto

Naruto adalah serial yang penuh dengan teknik-teknik hebat yang dapat mengubah arah pertempuran dalam sekejap. Ini termasuk dojutsu, yaitu jutsu mata yang flamboyan yang memberikan kemampuan unik kepada penggunanya.

Dojutsu ini sangat kuat, sesuatu yang telah disaksikan langsung oleh para penggemar di seluruh seri. Pemilihan kekkei genkai ini telah meningkat selama seri berlangsung, memungkinkan pengguna untuk mencapai tingkat kekuatan baru dan menghancurkan lawan mereka.

 8. Jogan 

Kemampuan Jogan untuk melihat jaringan cakra hampir serupa dengan Byakugan, meskipun tidak memiliki kemampuan pandangan 360 derajat. Setelah Momoshiki menanamkan rohnya ke dalam tubuh Boruto, teknik ini pun mulai dimiliki oleh Boruto dan secara otomatis aktif saat dirinya berada dalam situasi berbahaya.

Akhirnya, Boruto berhasil mengaktifkan dojutsu ini sesuka hatinya, meskipun kekuatannya masih tampak terbatas. Harapannya, Jogan akan menunjukkan kemampuan penuhnya di paruh kedua seri Boruto, memberikan kesempatan bagi para penggemar untuk menyaksikan berbagai teknik Otsutsuki yang luar biasa yang hanya bisa digunakan melalui mata tersebut.

 7. Byakugan 

Pada awal cerita Naruto, Byakugan dianggap sebagai dojutsu yang lebih kuat daripada Sharingan. Kemampuan mata itu dalam melihat 360 derajat dan kemampuan melihat jaringan cakra seseorang, memberikan peningkatan kemampuan taijutsu penggunanya secara signifikan.

Namun seiring perkembangan cerita, peran Byakugan mulai tergeser. Fokus cerita lebih banyak diberikan pada Sharingan dan Rinnegan, yang membuat Byakugan kurang mendapat sorotan, padahal di tangan yang tepat, dojutsu ini memiliki potensi besar sebagai kekuatan yang menakutkan.

 6. Kokugan 

Sebuah dojutsu baru yang diperkenalkan di Boruto, Kokugan memberikan banyak kemampuan unik kepada penggunanya. Salah satu kekuatan utamanya adalah kemampuan untuk mengecilkan ukuran tubuh, memungkinkan pemiliknya menggunakan taktik yang tak biasa saat bertarung.

Kemampuan ini juga memungkinkan penggunanya untuk masuk ke dalam dimensi khusus di mana waktu seakan berhenti, memungkinkan mereka untuk mundur dengan cepat atau menarik objek maupun orang lain ke dalam ruang tersebut. Kekuatan nyata dari Kokugan menjadikannya salah satu dojutsu yang tangguh, dan para penggemar sangat menantikan perkembangan kekuatan ini dalam kelanjutan cerita.

 5. Sharingan 

Sebuah dojutsu klasik yang tidak perlu diperkenalkan lagi, Sharingan memegang peranan penting dalam berbagai alur cerita Naruto. Klan Uchiha yang terkenal dengan sifat pendendam sering memanfaatkan kekuatan mata ini untuk menganalisis pergerakan lawan dan mengoptimalkan serangan mereka.

Kata-kata tidak cukup untuk menggambarkan betapa hebatnya kekuatan Sharingan, meskipun sebelumnya disebutkan bahwa Sharingan lebih lemah daripada Byakugan. Potensi teknik mata ini tidak terbatas, kebencian yang menumpuk menjadikan kekuatan Sharingan menjadi lebih kuat. Apalagi saat penggunanya kehilangan orang yang dicintai.

 4. Mangekyo Sharingan 

Pengguna Sharingan yang mengalami trauma emosional yang luar biasa membuka transformasi yang membuat kekuatan mata pengguna lebih unik dari sebelumnya. Masing-masing pengguna Mangekyo Sharingan memiliki desain yang berbeda serta memiliki kemampuan yang berbeda juga.

Kemampuan seperti Susanoo dan Amaterasu dapat diaktifkan menggunakan teknik ini, sementara Mangekyo Sharingan milik Obito memberinya akses ke teknik Kamui. Contoh-contoh seperti ini memperjelas mengapa Sharingan merupakan kekuatan yang harus diperhitungkan. Kemampuan lebih lanjut dari Mangekyo Sharingan disebut Eternal Mangekyo Sharingan.

 3. Rinnegan 

Rinnegan adalah dojutsu pamungkas yang memberikan banyak kekuatan kepada penggunanya. Mulai dari mengendalikan Ekor-Sepuluh (juubi) hingga teknik Rikudo Sennin yang dapat digunakan oleh pengguna Rinnegan. Dojutsu ini bisa dibangkitkan jika pengguna Eternal Mangekyo Sharingan mendapatkan sel Hashirama.

Beberapa shinobi terkuat di dunia dapat menggunakan banyak teknik unik dengan Rinnegan. Amenotejikara milik Sasuke memungkinkannya untuk bertukar posisi dengan apa pun dan siapa pun, sementara Rinnegan milik Momoshiki memungkinkannya untuk menyerap ninjutsu dengan satu tangan dan melepaskannya dengan tangan lainnya.

 2. Tenseigen 

Muncul di The Last: Naruto the Movie, namun dojutsu ini tidak sempat unjuk gigi. Besarnya kekuatan yang dimiliki Toneri menunjukkan bahwa dojutsu ini dapat menghancurkan dunia dengan mudah.

Penjahat itu dapat menyebabkan bulan bertabrakan dengan Bumi menggunakan dojutsu ini, dan ia juga mampu memanggil golem yang kuat selama pertarungannya dengan Naruto. Jika ia tidak kalah, Toneri dapat membuat seluruh dunia tunduk pada keinginannya menggunakan jutsu mata ini, tetapi kekalahannya telah menyebabkan banyak spekulasi seputar kekuatan Tenseigan tanpa jawaban yang konkret.

 1. Rinne Sharingan 

Gabungan antara Rinnegan dan Sharingan menjadikannya salah satu dojutsu paling kuat dalam seri Naruto. Mata ini memberikan penggunanya keunggulan dari kedua jenis dojutsu tersebut, serta kemampuan untuk mengaktifkan Mugen Tsukuyomi—genjutsu luar biasa yang mampu menundukkan seluruh dunia sesuai kehendak pemakainya.

Kaguya memiliki kemampuan untuk menggunakan Rinne Sharingan untuk berteleportasi antar dimensi dengan cepat tanpa kehilangan waktu sekejap pun. Menghadapi kekuatan dojutsu ini sangat sulit, itulah mengapa Naruto, Sasuke, dan Maito Gai patut diapresiasi atas keberanian mereka dalam melawan Madara yang memiliki kekuatan mata luar biasa tersebut.

Sumber: gamerant

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya  di sini ^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial  Titip Jepang:
Instagram:  @titipjepang
Twitter:  @titipjepang
Facebook:  Titip Jepang

Titip Jepang - Cat's Eye

Imprint Kana dari Abrams ComicArts dilaporkan telah memperoleh lisensi untuk menerbitkan City Hunter dan Cat’s Eye, dua karya populer milik Tsukasa Hōjō. Hal ini seperti diinformasikan oleh animenewsnetwork yang melakukan koresponden dengan imprint tersebut. Kedua manga tersebut akan dirilis dalam edisi omnibus cetak dengan terjemahan bahasa Inggris terbaru.

Untuk City Hunter, edisi omnibus deluxe akan memuat tiga volume awal dari manga aslinya. Volume perdana akan mencakup enam halaman berwarna penuh dan dijadwalkan rilis pada 9 September dengan harga US$26,99 (Rp431.840). Edisi ini akan memiliki 582 halaman, dicetak dalam format buku saku dan dilengkapi sampul debu. Informasi pre-order dapat diakses melalui situs web resmi Abrams.

Kana menggambarkan City Hunter sebagai perpaduan antara gaya James Bond dan Lupin the Third: kombinasi unik antara aksi brutal dan humor nakal. Ceritanya mengikuti Ryo Saeba, seorang penembak jitu yang menyingkirkan korupsi dari dunia malam Tokyo di era 80-an. Dengan berbagai misi mulai dari pengawalan wanita cantik hingga pembunuhan berbayar, manga ini menyuguhkan ketegangan dan drama yang menarik. City Hunter telah mencetak lebih dari 50 juta kopi yang terjual secara global.

Sementara itu, Cat’s Eye juga akan mendapatkan edisi omnibus deluxe yang mencakup tiga volume pertama. Edisi ini akan dirilis pada tanggal yang sama, 9 September, dengan harga US$26,99. Total halaman mencapai 602, termasuk 16 halaman berwarna penuh dan 48 halaman berwarna dua. Versi ini juga hadir dengan sampul tipis dan pelindung debu. Informasi pre-order tersedia di situs web Abrams.

Kana menggambarkan cerita Cat’s Eye tentang tiga saudari—Rui, Ai, dan Hitomi—yang mengelola kafe di siang hari namun menjadi pencuri karya seni di malam hari. Hitomi harus menjaga rahasia identitasnya dari Toshio, pacarnya yang merupakan polisi yang ditugaskan memburu para pencuri. Target mereka adalah karya-karya milik pelukis terkenal Heinz, yang ternyata adalah ayah kandung mereka yang telah lama menghilang. Saat saudari-saudari ini merebut kembali lukisan-lukisan tersebut dan nama ayah mereka, mereka harus menghadapi sindikat kriminal yang dahulu mengkhianati sang seniman. Di tengah pengejaran polisi dan ancaman dari sindikat, misi mereka untuk menemukan ayah kandung pun penuh risiko dan misteri.

City Hunter diterbitkan dari tahun 1985 hingga 1991 dengan total 35 volume, menginspirasi berbagai adaptasi termasuk empat serial anime TV, film animasi, dan film live-action Jepang yang tayang global di Netflix pada April 2024. Selain itu, versi digital bahasa Inggris dari manga ini tersedia melalui aplikasi dan situs web MangaHot milik Coamix dan Imagineer.

Sementara Cat’s Eye diterbitkan dari 1981 hingga 1985, dengan adaptasi anime dua musim yang tayang dari 1983 hingga 1985 oleh Tokyo Movie Shinsha. Manga ini juga tersedia dalam bahasa Inggris lewat MangaHot sejak Juli lalu, dan akan mendapat adaptasi anime baru pada bulan September mendatang.

Waralaba ini juga telah menginspirasi proyek anime crossover CG cel-shaded “Lupin III vs. Cat’s Eye” yang tayang global di Amazon Prime Video pada Januari 2023. Selain itu, serial live-action Prancis yang diadaptasi dari Cat’s Eye tayang perdana di TF1 dan TF1+ pada 11 November, dan tersedia secara internasional di Amazon Prime Video mulai 18 Desember. Serial ini telah dikonfirmasi akan berlanjut ke musim kedua.

Sumber: animenewsnetwork

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya  di sini ^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial  Titip Jepang:
Instagram:  @titipjepang
Twitter:  @titipjepang
Facebook:  Titip Jepang

Crunchyroll mengumumkan bahwa mereka akan menayangkan Attack on Titan The Movie: THE LAST ATTACK, film kompilasi dari Attack on Titan Final Season THE FINAL CHAPTERS, pada hari Kamis pukul 8 malam waktu EDT. Penayangan film ini di Inggris dijadwalkan pada 1 Mei.

Film kompilasi ini mulai ditayangkan di bioskop-bioskop Amerika Utara sejak 10 Februari dan berhasil meraih pendapatan lebih dari US$2,5 juta hanya dalam empat hari. Penayangan internasional juga telah berlangsung di sejumlah negara antara Februari hingga Maret.

Di Jepang, film ini mulai diputar pada 8 November 2024 dan bertahan selama tiga minggu di bioskop. Dalam tiga hari awal penayangan, film tersebut berhasil menjual 175.000 tiket dan mengumpulkan pendapatan sebesar 249.435.720 yen (sekitar 29,5 miliar rupiah).

Di Indonesia, film ini tayang pada 14 Februari lalu. Berdasarkan informasi dari Muse Indonesia, di pekan perdananya, film ini telah meraih pendapatan 4 miliar rupiah dan ditonton 198.901 kali.

Dengan durasi 145 menit dan audio surround 5.1 channel, film ini merupakan versi “penyempurnaan” dari dua bagian akhir musim terakhir serialnya. Lagu tema “Nisen-nen… Moshiku wa…. Niman-nen ato no Kimi e” (Untukmu dalam 2.000… atau… 20.000 Tahun Dari Sekarang) dari Linked Horizon kembali digunakan.

Bagian pertama dari Attack on Titan Final Season THE FINAL CHAPTERS tayang pada Maret 2023 sebagai episode spesial berdurasi satu jam, sementara bagian keduanya dirilis pada November 2023.

Di Jepang, kedua bagian tersebut juga disiarkan sebagai satu rangkaian episode, yaitu episode ke-88 hingga ke-94 dari Attack on Titan The Final Season. Toonami menayangkan bagian kedua pada Januari 2024.

Musim perdana anime Attack on Titan dimulai pada April 2013, disusul musim kedua pada April 2017. Musim ketiga dibagi menjadi dua bagian, dengan bagian pertama tayang Juli 2018 dan bagian kedua pada April 2019.

Musim terakhir, Attack on Titan The Final Season, tayang perdana di NHK pada Desember 2020 dengan 16 episode. Bagian kedua menyusul dengan episode ke-76 pada Januari 2022, yang terdiri dari 12 episode.

Manga Attack on Titan karya Hajime Isayama pertama kali diterbitkan di majalah Bessatsu Shōnen milik Kodansha pada 2009 dan berakhir pada April 2021. Volume terakhir, volume ke-34, dirilis pada Juni 2021. Versi bahasa Inggris dari manga ini dipublikasikan oleh Kodansha USA secara digital dan cetak, dengan volume terakhir diterbitkan pada Oktober 2021.

Sumber: animenewsnetwork

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya  di sini ^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial  Titip Jepang:
Instagram:  @titipjepang
Twitter:  @titipjepang
Facebook:  Titip Jepang

Ilustrasi Sakura Miku karya desainer Gundam dipamerkan di Pusat Informasi Machinaka Kota Hirosaki.

Sebuah kolaborasi tak terduga baru saja terjadi! Yoshikazu Yasuhiko —seniman legendaris di balik desain karakter Mobile Suit Gundam dan Mobile Suit Gundam: The Origin—baru saja menggambar… Hatsune Miku!

Yup, untuk pertama kalinya, maestro mecha ini turun tangan menggambar Sakura Miku, versi bertema bunga sakura dari idol virtual paling populer di dunia. Hasil ilustrasinya? Manis banget, tapi tetap punya karakter kuat khas Yasuhiko-sensei!

BLOG-desainer gundam gambar hatsune miku

Dalam ilustrasi tersebut, Sakura Miku tampak berdiri anggun sambil membawa nampan berisi dessert menyegarkan, dengan latar belakang Kastil Hirosaki di Prefektur Aomori yang ikonik. Ilustrasi ini dibuat khusus untuk Kampanye Wisata Musim Semi HiroHako 2025, proyek kolaborasi promosi wisata antara kota Hirosaki di Aomori dan kota Hakodate di Hokkaido.

Buat Titipers yang sedang berada di Jepang (atau ada rencana ke sana), karya ilustrasi ini saat ini sedang dipamerkan di Pusat Informasi Machinaka Kota Hirosaki dari tanggal 12 April hingga 30 Juni 2025. Pamerannya buka dari pukul 09.00 hingga 21.00, jadi banyak waktu buat kamu untuk mampir!

Selain Miku, kampanye HiroHako tahun ini juga menghadirkan Kagamine Rin, Kagamine Len, Megurine Luka, MEIKO, dan KAITO. Kolaborasinya yang ramai dan meriah, cocok banget buat Titipers yang suka liburan ke Jepang dengan sentuhan pop culture yang unik.

sumber: animenewsnetwork

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang

Titip Jeepang - kanojo, okarishimasu, rent-a-girlfriend

Manga rom-com populer karya Reiji Miyajima, Kanojo, Okarishimasu (Rent-A-Girlfriend), kembali mencatatkan prestasi baru. Serial ini dilaporkan telah mencapai sirkulasi lebih dari 13,5 juta copy di seluruh dunia, menjadikannya salah satu manga bergenre komedi romantis yang paling sukses secara global dalam beberapa tahun terakhir.

Pertama kali diterbitkan di Weekly Shōnen Magazine milik Kodansha pada tahun 2017, Kanojo, Okarishimasu dengan cepat menarik perhatian penggemar berkat cerita uniknya tentang Kazuya Kinoshita, seorang mahasiswa yang menyewa pacar sewaan, Chizuru Mizuhara, setelah putus cinta. Dari situ, kisah cinta yang penuh kebingungan, drama, dan situasi tak terduga pun dimulai, melibatkan berbagai karakter perempuan yang menambah warna dalam kehidupan Kazuya.

Kesuksesan manga ini turut mendorong adaptasi anime yang pertama kali tayang pada tahun 2020. Hingga kini, anime Rent-A-Girlfriend telah berjalan hingga musim ketiga, memperluas jangkauan penonton dan mendorong popularitas manganya semakin luas—baik di Jepang maupun di luar negeri.

Season keempat anime ini dijadwalkan tayang pada pertengahan tahun 2025. Muse Indonesia menayangkan anime ini dari musim pertama hingga musim ketiga dengan judul Pacar Sewaan. Komik Rent-a-Girlfriend diterbitkan oleh Elex Media Komputindo di bawah imprint LC dalam bahasa Indonesia.

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang! Yuk, baca artikel lainnya di sini ^^ 

Sumber:  x manga mogura

Jangan lupa Ikuti juga media sosial  Titip Jepang:
Instagram:  @titipjepang
Twitter:  @titipjepang
Facebook:  Titip Jepang

Tsuburaya akan berkolaborasi kembali dengan studio Trigger dalam acara spesial yang digelar diluar Jepang!

tsuburaya x trigger

Yap, kali ini kolaborasi epik dari dua rumah produksi akan terjadi lagi antara Tsuburaya dengan Trigger!

Pada tanggal 16 April 2025, Media Castle mengumumkan mengenai kedua kolaborasi studio ini. Pada bulan Mei tahun ini kedua kolaborasi antara Tsuburaya dengan Trigger akan segera diumumkan, jadi kita belum tahu apa yang akan terjadi.

Media Castle sendiri merupakan lembaga yang memiliki pekerjaan sebagai importir film-film Jepang termasuk film anime di Korea sana. Salah satu film yang di importnya adalah Mobile Suit Gundam: Char’s Counterattack yang akan dirilis pada tanggal 7 Mei 2025 mendatang di Korea.

Kalian pasti berpikir akan ada film baru lagi antara Tsuburaya dan Trigger. Namun sayang sekali dari penjelasan mimin sebelumya Media Castle hanyalah lembaga import film saja, jadi kemungkinan besar kolaborasi ini hanyalah merajuk ke perilisan film anime SSSS Gridman di Korea.

Walaupun seperti itu, apakah ada yang titipers harapkan untuk kolaborasi di masa depan untuk Tsuburaya dengan Trigger?

Sumber : Twitter/X @Media Castle Korea

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang