KATEGORI

Belum ada Produk di keranjang kamu, yuk cari produk incaran kamu di sini!

Review ‘A New Dawn’ – Bertahan Atau Meninggalkan Tradisi?

Film anime yang baru saja tayang di Indonesia berjudul ‘A New Dawn’ memberikan nuansa yang mirip dengan film Makoto Shinkai

review a new dawn

Ada satu film anime yang baru saja ditayangkan di bioskop Indonesia nih… dan nama film itu bernama A New Dawn, dalam bahasa Jepang bernama Hanarokushō ga Akeru Hi ni. Sebuah film anime mengenai perjuangan anak muda untuk mempertahankan apa yang mereka miliki.

A New Dawn dianimasikan oleh Studio Outrigger dan memproduksinya bersama Asmik Ace dan Miyu Productions. Film ini dibintangi oleh Riku Hagiwara, Kotone Furukawa, Miyu Irino, dan Takashi Okabe. Film ini tayang perdana secara global dalam kompetisi utama Festival Film Internasional Berlin ke-76 pada 18 Februari 2026, dan masuk dalam nominasi Golden Bear. Baru-baru ini Indonesia mendapatkan jatah penayangannya tepat pada tanggal 19 Agustus 2026.

Bagaimana menurut mimin mengenai film A New Dawn? Apakah sebagus itu sampai mendapatkan sebuah penghargaan? Berikut adalah review singkat mimin untuk film A New Dawn!

Tradisi Kembang Api Penuh Kenangan

Cerita berawal dari teman masa kecil antara Keitaro, Koharu, dan Obinata di sebuah desa kecil. Desa yang mereka tinggali memiliki sebuah usaha yang cukup panjang berupa pembuatan Kembang Api, Obinata Fireworks. Sebuah perusahaan yang telah diberikan sejak dahulu kala, dan telah diberikan turun temurun sejak 300 tahun silam. Mereka bertiga merupakan masa depan desa tersebut yang dapat melanjutkan perjalanan 300 tahun ini, namun semuanya berhenti seketika…

Mereka bertiga harus melihat kondisi kacau balau Desa mereka yang sebentar lagi akan hancur. Setiap harinya mereka melihat perseteruan antara warga dengan Kepala Obinata Fireworks (Bisa dianggap kepala desa), yang warganya lebih mengedepankan profit karena kondisi ekonomi yang semakin sulit di zaman sekarang.

Keitaro dan Obinata yang merupakan anak laki-laki dari Kepala Obinata Fireworks ini memiliki perasaan berbeda mengenai perseteruan ini. Sang kakak Obinata tidak berharap melanjutkan usaha tersebut karena kondisinya yang semakin kacau, sedangkan si adik Keitaro, ingin percaya bahwa Desa tersebut masih bisa bertahan dengan membuat sebuah kembang api keajaiban.

Melihat perseteruan ini, sahabat mereka berdua, Koharu, memiliki perasaan campur aduk antara menyelamatkan desa ataupun meninggalkannya. Sampai semua kejadian ini berlalu hingga 4 tahun mendatang, kepala desa menghilang dari Desa dan mereka tumbuh lebih dewasa. Akhirnya kampung halaman mereka akan segera dihancurkan untuk kepentingan pembuatan panel surya, Apakah yang akan mereka bertiga lakukan untuk ini? Menyelamatkannya? Atau meninggalkan semua kenangan di dalamnya?

Memberikan Nuansa Layaknya Animasi ‘Your Name’

A New Dawn memberikan sesuatu yang sangat diminati dari dunia anime yaitu mengenai grafik animasinya. Animasinya yang super halus dan sangat memukau ini memberikan nuansa layaknya film Your Name atau Kimi no Nawa. Seperti apa yang biasa digarap oleh Makoto Shinkai. Tapi pekerjaan ini bukanlah milik Makoto Shinkai, melainkan direksi dari film anime Your Name, Yoshitoshi Shinomiya. 

Menurut mimin detik demi detiknya diberikan nuansa pedesaan Jepang dengan sangat baik. Kondisi sebuah pedesaan yang indah nan asri tersampaikan semua melalui film ini. Apalagi melihat interaksi antar personilnya mulai dari percakapan yang sangat pas, walaupun terkadang lebih diperhatikan sisi lawan bicaranya yang sedang diam dibandingkan orang yang sedang berbicara. 

Inti animasi dari film ini adalah Kembang Api. Kalian akan terpukau melihat kembang api yang sudah dibuat khusus oleh 2 penerus Obinata Fireworks. Semuanya terasa memukau setelah klimaks ceritanya ditunjukkan.

Menuju Fajar Baru

Melalui film ini kita diperlihatkan yang menurut mimin adalah sebuah tradisi yang memudar. Sebuah desa yang seharusnya memiliki budaya kembang api yang besar selama beratus-ratus tahun harus berhenti karena perubahan zaman. Semakin kesini, perusahaan yang tidak bisa mengikuti perubahan akan terkikis juga, dan Obinata Fireworks adalah contohnya. Meski sempat terkenal sekalipun tidak dapat menutup adanya orang yang mengambil kesempatan disitu. 

Hal lain yang difokuskan adalah “apakah kamu mau berubah?,” Sebuah pertanyaan yang mungkin cocok untuk film ini. Karakter kita Keitaro bersikukuh untuk mempertahankan kampung halamannya yang akan segera dihancurkan, tapi sebenarnya dia hanya tidak mau meninggalkan kenangannya di desa tersebut. Ibunya yang telah tiada, Bapaknya yang tiba-tiba menghilang, dan tentunya kenangan kuat mengenai kembang api bersama para penduduk desa serta sahabatnya. Sebenarnya bukan cuma desanya yang ingin dia pertahankan sih…

Berbeda dengan kakaknya Keitaro yang melepaskan semua ini dan memberikan perpisahan yang kayak untuk apa yang ada di dalamnya. Berjalan terus maju dan tetap mengingat apa yang terjadi di masa lampau. Sebuah contoh kedewasaan buat para penonton yang mungkin sulit untuk move on di kehidupannya.

Koharu sebagai heroine terlihat mendukung keduanya, tapi memiliki kekuatan sendiri. Dia terpikul beban untuk melanjutkan apa yang desanya kembangkan, namun dia tidak bisa melanjutkannya karena desa tersebut tidak bisa ditolong walaupun dia bisa.

Konflik batin serta personal yang menurut mimin menjadi perhatian buat para penonton. Tapi kembali lagi ini semua salah pemeri- Eh… ya begitu.

Sejarah Kembang Api dari desa tersebut berupa Shuhari akan terus berjalan bersama dengan generasi muda lainnya di kampung halaman mereka. Entah itu bagaimana, cara membuat, asal muasal, sampai kenangan indah nya akan diceritakan. Kalau itu kampung halamanmu apakah kalian rela berjuang demi kampung halamanmu dan melakukan hal gila untuk mempertahankannya? Atau kalian akan melanjutkan hidup dan mengingat semua kenangan yang ada di dalamnya? Sebuah pilihan yang bisa dianggap benar, namun memiliki makna yang berbeda. 

Jika kalian berharap mengenai romance disini, jangan terlalu diharapkan karena hanya ada sedikit tanda-tanda munculnya Romance disini. Tentunya hanya berfokus pada satu hal saja.

Generasi selanjutnya sudah berjalan ke arah Fajar yang baru, itu adalah review singkat mimin untuk film A New Dawn.

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang! Yuk, baca artikel lainnya di sini ^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang