KATEGORI

Belum ada Produk di keranjang kamu, yuk cari produk incaran kamu di sini!

7 Rekomendasi Anime Shonen Klasik Terbaik yang Siap Berikan Nostalgia kepada Titipers

Saat ini, banyak anime yang mendominasi perbincangan global berasal dari genre shonen, membuktikan betapa besarnya daya tarik cerita penuh aksi, persahabatan, dan semangat pantang menyerah. Dengan deretan judul yang telah lahir dan berkembang selama puluhan tahun, para penggemar memiliki begitu banyak pilihan hingga terkadang sulit menentukan mana yang layak ditonton lebih dulu. Setiap seri shonen selalu menyimpan momen-momen ikonik yang membekas di ingatan, entah itu pertarungan epik, perkembangan karakter yang emosional, atau pesan moral yang menginspirasi. Tak heran jika banyak penggemar terus kembali menonton ulang karya-karya legendaris yang kini dikenal sebagai anime shonen klasik, karena pesonanya terasa abadi dan tetap relevan lintas generasi.

Meski demikian, tidak semua anime mampu mempertahankan kualitas ceritanya dari awal hingga akhir, terutama seri dengan jumlah episode yang sangat panjang. Alur yang melebar, konflik yang berulang, atau penurunan intensitas cerita kerap menjadi masalah yang sulit dihindari. Namun, hal tersebut justru tidak berlaku bagi judul-judul legendaris tertentu. Beberapa seri ikonik berhasil menyajikan cerita yang solid, konsisten, dan memuaskan sejak episode pertama hingga penutupnya. Inilah yang membuat anime shonen klasik begitu istimewa, karena mampu menghadirkan pengalaman menonton yang utuh dan tak terlupakan, sekaligus menetapkan standar tinggi bagi generasi anime shonen berikutnya.

7. Saint Seiya

Saint Seiya

Saint Seiya, yang juga dikenal dengan judul Knights of the Zodiac, merupakan salah satu seri legendaris yang kerap luput dari sorotan meski memiliki pengaruh besar dalam sejarah anime. Padahal, jika menilik pencapaiannya, waralaba ini termasuk salah satu yang paling sukses di masanya. Dari manga utama hingga berbagai seri spin-off, video game, film layar lebar, dan adaptasi anime lainnya, Saint Seiya telah membangun dunia yang luas dan terus berkembang. Sayangnya, popularitasnya sering kali kalah pamor dibanding judul besar lain, meski kualitas ceritanya menjadikannya salah satu anime shonen klasik yang layak mendapat apresiasi lebih.

Bagi banyak penggemar lama, seri orisinal Saint Seiya tetap dianggap sebagai versi terbaik yang pernah ada. Ditayangkan pada periode 1986 hingga 1989 dengan total 114 episode, anime ini memang membutuhkan komitmen waktu yang tidak sedikit. Namun, setiap episode menghadirkan perjalanan yang sepadan dengan usaha penonton. Karakter-karakternya ikonik, penuh emosi, dan memiliki perkembangan yang kuat seiring berjalannya cerita. Walaupun kualitas animasinya mencerminkan era lawas dan mungkin terasa usang bagi sebagian orang, justru di situlah letak pesonanya. Bagi pencinta gaya visual retro, seri ini tampil menawan dan autentik sebagai sebuah anime shonen klasik yang masih relevan untuk dinikmati hingga saat ini.

6. Yu Yu Hakusho

Yu Yu Hakusho

Sebagai salah satu judul legendaris dari era 90-an, Yu Yu Hakusho sering kali terasa kurang mendapatkan sorotan yang sepadan dengan kualitasnya. Padahal, anime ini memiliki basis penggemar yang sangat loyal serta reputasi yang solid di kalangan komunitas anime. Meski namanya jarang muncul dalam daftar rekomendasi arus utama, kekuatan ceritanya tetap diakui oleh mereka yang telah menontonnya. Dengan perpaduan aksi supernatural, humor khas, dan perkembangan karakter yang kuat, Yu Yu Hakusho pantas disebut sebagai anime shonen klasik yang semestinya lebih sering dibicarakan dan diapresiasi.

Bagi banyak penikmat anime, nama Yoshihiro Togashi mungkin lebih identik dengan Hunter × Hunter. Namun, akar kejeniusan Togashi justru sudah terlihat jelas melalui Yu Yu Hakusho. Berbagai elemen yang membuat Hunter × Hunter begitu dicintai (seperti dinamika karakter yang mendalam, pertarungan yang strategis, serta tema moral yang tidak hitam-putih) telah lebih dulu hadir di sini. Soal mana yang lebih unggul tentu bergantung pada selera masing-masing, tetapi satu hal yang pasti, meluangkan waktu untuk menonton Yu Yu Hakusho akan menjadi pengalaman yang memuaskan. Sebagai sebuah anime shonen klasik, seri ini menawarkan perjalanan cerita yang membekas lama setelah episode terakhir berakhir.

5. Fist of the North Star

Fist of the North Star

Sebagai salah satu ikon terbesar dari era 1980-an, Fist of the North Star bisa dibilang merupakan anime yang namanya hampir selalu dikenali oleh para penggemar lama. Banyak orang mungkin pertama kali mengenalnya lewat meme legendaris “Omae wa mou shindeiru” yang merajalela di internet, tetapi seri ini jauh melampaui sekadar bahan candaan. Dengan dunia post-apocalyptic yang brutal dan protagonis yang ikonik, Fist of the North Star telah menorehkan pengaruh besar dalam industri anime dan manga. Bahkan, tak berlebihan jika menyebutnya sebagai salah satu fondasi penting yang menginspirasi karya-karya besar seperti Berserk dan Vinland Saga. Semua itu menjadikannya sebuah anime shonen klasik yang perannya sangat krusial dalam membentuk genre aksi modern.

Meski usianya sudah puluhan tahun, Fist of the North Star tetap terasa layak ditonton hingga sekarang. Memang, kualitas animasinya mencerminkan standar era lama, namun justru di situlah daya tariknya berada. Gaya visual yang khas, atmosfer kelam, dan estetika klasik memberikan pengalaman menonton yang autentik dan berbeda dari anime masa kini. Bagi penggemar anime lawas atau siapa pun yang ingin memahami akar perkembangan anime shonen, melewatkan seri ini berarti kehilangan salah satu pengalaman terbaik. Sebagai sebuah anime shonen klasik, Fist of the North Star masih mampu menghadirkan keseruan dan kesan mendalam bagi penontonnya hingga hari ini.

4. Slam Dunk

TITIP JEPANG - TITIPJEPANG - ANIME SHONEN - ANIME SHONEN KLASIK - CLASSIC SHONEN ANIME - SLAM DUNK

Takehiko Inoue dikenal sebagai salah satu mangaka paling berpengaruh dengan rekam jejak karya luar biasa seperti Vagabond dan Real. Namun, di antara semua karyanya, nama Slam Dunk akan selalu menjadi judul yang paling melekat di benak penggemar. Meski genre olahraga tidak selalu menjadi favorit semua orang, seri ini berhasil melampaui batasan tersebut dengan cerita yang emosional, penuh energi, dan sangat membumi. Bahkan bagi penonton yang jarang menyentuh sports anime, Slam Dunk tetap terasa wajib tonton karena kualitas narasinya yang kuat sebagai sebuah anime shonen klasik yang tak lekang oleh waktu.

Sejak episode pertama hingga penutupnya, Slam Dunk menyuguhkan perjalanan yang seru dan penuh kejutan. Kisah perjuangan dari posisi underdog menjadi kekuatan yang diperhitungkan disajikan dengan fokus besar pada hubungan antar karakter utama, yang secara alami mendorong perkembangan cerita dan pertumbuhan pribadi masing-masing tokohnya. Interaksi, konflik, dan kebersamaan mereka terasa autentik, membuat penonton mudah terhubung secara emosional. Kehadiran film terbaru, The First Slam Dunk, kembali mengangkat popularitas seri ini dan memperkenalkannya pada generasi baru. Dengan momentum tersebut, inilah saat yang tepat untuk menyelami kembali atau pertama kali menikmati Slam Dunk sebagai salah satu anime shonen klasik terbaik yang pernah ada.

3. Inuyasha

Inuyasha - TITIP JEPANG - TITIPJEPANG - ANIME SHONEN - ANIME SHONEN KLASIK - CLASSIC SHONEN ANIME

Rumiko Takahashi adalah sosok legendaris dalam dunia manga dan anime yang telah melahirkan begitu banyak karya ikonik. Mulai dari Urusei Yatsura, Maison Ikkoku, hingga Ranma 1/2, setiap seri ciptaannya memiliki identitas dan pesona tersendiri yang sulit dilupakan oleh pembaca maupun penonton. Gaya penceritaan Takahashi yang memadukan komedi, romansa, dan elemen fantasi selalu terasa segar di zamannya. Di antara deretan karya besarnya tersebut, Inuyasha sering dianggap sebagai puncak pencapaiannya, sekaligus sebagai salah satu anime shonen klasik yang paling dicintai lintas generasi.

Bagi banyak penggemar, Inuyasha bahkan menjadi pintu masuk pertama mereka ke dunia anime. Petualangan Kagome dan Inuyasha yang penuh aksi, emosi, serta sentuhan humor mampu membuat penonton terus terpaku sepanjang 167 episode penayangannya. Memang, jumlah episodenya terbilang panjang, tetapi dinamika hubungan dua karakter utamanya serta dunia fantasi yang kaya dan imajinatif membuat setiap perjalanan terasa sepadan. Dengan alur cerita yang konsisten dan karakter yang berkembang secara natural, Inuyasha menghadirkan pengalaman menonton yang memuaskan dari awal hingga akhir, mengukuhkannya sebagai sebuah anime shonen klasik yang tetap relevan hingga kini.

2. Dragon Ball

DRAGON BALL - TITIP JEPANG - TITIPJEPANG - ANIME SHONEN - ANIME SHONEN KLASIK - CLASSIC SHONEN ANIME

Tak banyak anime yang mampu memberikan dampak global sebesar karya legendaris Akira Toriyama, Dragon Ball. Sejak kemunculannya, seri ini bukan hanya menjadi tontonan populer di Jepang, tetapi juga menjelma menjadi fenomena budaya di berbagai belahan dunia. Dengan total hampir 450 episode yang terbagi antara seri orisinal dan Dragon Ball Z, perjalanan Goku memang panjang dan penuh tantangan. Namun, setiap episode menawarkan pengalaman yang sepadan, menjadikan seri ini fondasi penting bagi banyak penggemar anime di seluruh dunia. Tak berlebihan jika Dragon Ball disebut sebagai salah satu anime shonen klasik paling berpengaruh sepanjang masa.

Meski kerap memicu perdebatan di kalangan penggemar, Dragon Ball tetap merupakan tontonan yang sangat menghibur dan terus berevolusi seiring berjalannya cerita. Seri ini dimulai dengan fokus bela diri yang relatif membumi, diperkaya dengan humor slapstick khas Toriyama yang ringan dan mengena. Seiring waktu, ceritanya berkembang menjadi petualangan berskala besar dengan elemen fiksi ilmiah yang semakin ambisius. Perubahan ini justru membuat Dragon Ball terasa unik dan sulit ditandingi oleh seri lain. Sebagai sebuah anime shonen klasik, kisah Goku menawarkan perjalanan epik yang beragam, penuh kejutan, dan tak mudah dilupakan oleh siapa pun yang mengikutinya hingga akhir.

1. Naruto

NARUTO - TITIP JEPANG - TITIPJEPANG - ANIME SHONEN - ANIME SHONEN KLASIK - CLASSIC SHONEN ANIME

Menyebut Naruto sebagai anime “klasik” mungkin terasa agak janggal bagi sebagian orang, tetapi faktanya seri ini pertama kali tayang lebih dari dua dekade lalu. Sebagai bagian dari “big three” Weekly Shonen Jump bersama One Piece dan Bleach, Naruto memiliki peran besar dalam membentuk arah anime shonen modern. Pengaruhnya terasa begitu luas, mulai dari gaya penceritaan hingga karakterisasi, membuatnya berkembang menjadi salah satu judul anime paling mudah dikenali di seluruh dunia. Dengan jejak sejarah dan dampak budayanya yang kuat, Naruto kini layak ditempatkan sejajar dengan deretan anime shonen klasik paling berpengaruh.

Popularitas Naruto yang bertahan hingga kini bukanlah sebuah kebetulan. Seri ini didukung oleh jajaran karakter inti yang solid, dengan Naruto Uzumaki sebagai protagonis yang selalu mengundang simpati, apa pun rintangan yang ia hadapi. Pertarungan-pertarungan ikonik yang intens dan penuh strategi menjadi salah satu daya tarik utamanya, sementara alur ceritanya dipenuhi momen emosional yang sulit dilupakan. Kombinasi aksi, drama, dan pesan tentang persahabatan serta ketekunan menjadikan Naruto pengalaman menonton yang kuat dan berkesan. Semua elemen tersebut mengukuhkan posisinya sebagai sebuah anime shonen klasik yang terus dicintai lintas generasi.

Penutup

Pada akhirnya, deretan judul yang telah dibahas membuktikan bahwa daya tarik anime shonen klasik tidak pernah benar-benar pudar oleh waktu. Meski berasal dari era yang berbeda-beda, setiap seri menghadirkan identitas, tema, dan kekuatan cerita yang mampu meninggalkan kesan mendalam bagi para penontonnya. Dari pertarungan epik, perjalanan karakter yang emosional, hingga pesan moral tentang perjuangan dan persahabatan, karya-karya ini menjadi fondasi penting yang membentuk wajah anime shonen seperti yang kita kenal saat ini.

Lebih dari sekadar nostalgia, anime shonen klasik tetap relevan untuk ditonton oleh generasi baru maupun penggemar lama. Cerita yang kuat dan karakter yang ikonik membuat seri-seri ini terus hidup dalam diskusi, adaptasi baru, dan pengaruhnya terhadap karya modern. Jika Anda ingin memahami esensi sejati anime shonen sekaligus menikmati kisah-kisah terbaik yang pernah ditawarkan genre ini, kembali atau mulai menonton anime-anime klasik tersebut adalah pilihan yang tak akan mengecewakan.

Sumber: GameRant

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang