Ini Dia Daftar Manga dan Light Novel Jepang Baru Yang Sudah Terlisensi Phoenix Gramedia Pada April 2026
Phoenix Gramedia merilis daftar-daftar karya Jepang ada manga dan light novel baru yang akan dirilis di Indonesia


Wuih bakalan ada manga sama light novel baru nih yang akan dirilis di Indonesia… Phoenix Gramedia pada bulan April 2026 memberikan 5 judul baru untuk manga dan light novel yang terlisensi oleh mereka. Artinya apa? Manga dan Light Novel yang sudah terdaftar oleh Phoenix Gramedia ini akan ada di tahapan editing ke Bahasa Indonesia.
Jadi langsung saja berikut adalah karya-karya yang akan dirilis di Indonesia oleh Phoenix Gramedia di bulan April 2026!
Satu Judul Manga
Karya pertama yang akan dirilis di Indonesia adalah Too Many Losing Heroines! karya Takibi Amamori. Too Many Losing Heroines! akan dirilis kedalam dua jenis cetakan, yang pertama sebagai Manga dan kedua sebagai Light Novel. Jadi pilihlah cara membaca sesukamu ketika rilis nantinya.


Kazuhiko Nukumizu, seorang siswa yang kurang menonjol di kelasnya. Ketika tanpa sengaja ia menyaksikan Anna Yanami, seorang gadis populer di kelasnya, ditolak oleh teman masa kecilnya, ia akhirnya berbicara dengan Anna setelah kejadian itu. Dengan campuran kesedihan dan kemarahan, Anna mengungkapkan bahwa teman masa kecilnya pernah berjanji untuk menikahinya di masa lalu. Meskipun Kazuhiko merasa kasihan pada Anna, ia juga tidak bisa tidak berpikir bahwa janji semacam itu yang dibuat di masa kecil tidaklah sah. Tanpa disadarinya, ia mulai bertemu dengan gadis-gadis di sekolah yang semuanya pernah ditolak oleh cowok yang mereka sukai, menjalin persahabatan dengan mereka karena mereka saling mendukung satu sama lain.
Light Novel
Phoenix Gramedia telah memberikan judul Light novel pertama sudah kepada Too Many Losing Heroines!. Masih ada 4 judul lagi yang akan dikerjakan oleh Phoenix Gramedia. Dari 4 judul ini sudah ada judul dalam translasi bahasa Indonesia dan akan segera dirilis dalam waktu dekat, jadi kalian bisa menantikannya untuk kedatangan 4 Light Novel ini.
Playing Death Games to Put Food on the Table


Judul Light Novel yang sudah di transalasi ada Playing Death Games to Put Food on the Table. Versi bahasa Indonesia nya adalah Shiboyugi Menantang Permainan Maut Demi Sesuap Nasi. Light Novel ini merupakan karya Yushi Ukai yang diserialisasikan di tahun 2022. Adaptasinya anime nya juga sudah tayang pada tahun 2024 lalu.
Novel ini berlatar di “dunia yang gila” yang menempatkan para gadis dalam berbagai permainan maut yang disiarkan di televisi untuk hiburan masyarakat umum. Para gadis tersebut memiliki masalahnya masing-masing, baik secara emosional, finansial, psikologis, atau dipaksa dengan cara lain. Cerita ini berpusat pada seorang gadis bernama Yūki, seorang gadis yang menurut dirinya tidak akan mampu bertahan di dunia luar, dan menetapkan tujuan untuk bertahan hidup dan menyelesaikan 99 permainan.
Secrets of the Silent Witch


Cerita penyihir introvert satu ini akan dirilis di Indonesia sebagai Light Novel Secrets of the Silent Witch. Judul dalam versi Indonesianya masih sama, tanpa adanya translasi langsung. Light Novel ini merupakan karya Matsuri Isora dan di ilustrasikan oleh Nanna Fujimi.
Monica Everett adalah satu-satunya praktisi Sihir Tanpa Suara di dunia, seorang pahlawan sejati yang seorang diri berhasil mengalahkan Naga Hitam dalam legenda. Namun, gadis muda yang berbakat ini sebenarnya… sangat pemalu! Ya, ternyata dia hanya mempelajari Sihir Tanpa Suara untuk menghindari berbicara di depan umum. Karena tidak mengetahui hal ini, Tujuh Orang Bijak telah menugaskannya dalam misi rahasia untuk menjaga Pangeran Kedua. Mampukah Monica tetap tenang saat ia menghadapi interaksi sosial dan kejahatan yang mengincar bangsawan muda itu?
Even a Replica Can Fall in Love


Selanjutnya karya Light Novel yang akan dirilis Phoenix Gramedia adalah Even a Replica Can Fall in Love. Pemenang ajang Light Novel Dengeki Bunko ke 29 tahun 2022 ini akhirnya dirilis di Indonesia. Harunadon telah merilis serial Light Novelnya sejak Februari 2023, dan animenya baru saja tayang musim ini.
Saat dia merasa tidak enak badan, saat ada ujian, saat dia tidak mau pergi ke sekolah…aku menggantikannya. Aku adalah replikanya. Aku tidak ditakdirkan untuk hal lain. Tapi itu berubah ketika aku jatuh cinta. Aku mengikat rambutku agar cowok yang kusukai tahu itu aku. Kami bolos sekolah dan berjanji untuk bertemu lagi besok—dan setiap hari setelahnya. Aku adalah replikanya. Segala sesuatu tentangku adalah pinjaman dan hampa, tetapi hatiku adalah milikku.
I Made Friends with the Second Prettiest Girl in My Class


Terakhir ada Light Novel Romance-Comedy karya Takata berjudul I Made Friends with the Second Prettiest Girl in My Class. Versi bahasa Indonesia-nya akan memiliki judul Aku Berteman dengan Gadis Tercantik Ke 2 di Kelas. Sama seperti Even a Replica Can Fall in Love, versi anime-nya baru saja tayang musim ini.
Maki Maehara selalu menyendiri di sekolah. Dia tidak punya teman atau hobi yang sama dengan orang lain, dan dia tidak mengharapkan tahun ajaran mendatang akan berbeda, meskipun dikelilingi oleh wajah-wajah baru. Dan enam bulan kemudian, tampaknya dugaannya benar—sampai dia bertemu dengan teman sekelasnya yang populer, Umi Asanagi, di sebuah toko video! Selalu menjadi pusat perhatian dan disebut “gadis tercantik kedua di kelas” oleh para laki-laki, Asanagi berasal dari dunia yang sama sekali berbeda. Tetapi ternyata keduanya memiliki lebih banyak kesamaan minat daripada sekadar film-film kelas B yang ingin mereka tonton… dan Asanagi meminta Maehara untuk berteman dengannya!
Itu dia manga dan Light Novel yang telah terlisensi oleh Phoenix Gramedia pada bulan April 2026! Karya apa yang kalian tunggu?
Sumber : Twitter/X @phoenixgramedia, Anime News Network
Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^
Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang
