KATEGORI

Belum ada Produk di keranjang kamu, yuk cari produk incaran kamu di sini!

7 Waifu War Terbesar di Dunia Anime yang Dulu Pernah Menggemparkan Internet

Di dunia anime, persaingan antar karakter perempuan bukan hanya terjadi di layar, tapi juga merambah ke hati para penontonnya. Fenomena ini kemudian melahirkan istilah waifu war, sebuah “pertempuran” tak resmi di kalangan fans yang memperdebatkan siapa karakter terbaik untuk dijadikan pasangan idaman. Dari forum internet, media sosial, hingga obrolan santai antar penggemar, waifu war kerap menjadi bahan diskusi yang hangat, kadang penuh canda, kadang juga memicu perdebatan serius. Fenomena ini bukan sekadar tentang siapa yang lebih cantik atau lebih imut, melainkan juga soal karakter, cerita, dan ikatan emosional yang berhasil dibangun oleh tokoh tersebut dalam benak penonton.

Nah! Pada artikel ini, MinTip telah membuat daftar-daftar waifu war terbesar yang pernah terjadi di dunia anime, bahkan sempat menghebohkan dunia pada saat itu. Titipers tertarik dengan daftarnya? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

7. Ririna vs Misaki (Koi to Uso)

Salah satu waifu war yang cukup menarik perhatian datang dari anime Koi to Uso. Cerita anime ini berangkat dari premis pernikahan yang diatur oleh pemerintah, di mana Yukari harus memilih antara cinta pertamanya, Misaki Takasaki, atau pasangan resmi yang ditentukan negara, Ririna Sanada. Konflik cinta segitiga ini langsung membuka ruang bagi para penonton untuk menentukan siapa yang paling pantas menjadi heroine utama dalam hidup Yukari.

Persaingan antara Misaki dan Ririna kemudian memicu waifu war di kalangan penggemar. Misaki dikenal dengan kelembutannya yang klasik, penuh sisi romantis yang membuat banyak fans terhanyut, sementara Ririna tampil dengan kejujuran dan energi yang menyegarkan, hingga mampu meninggalkan kesan mendalam. Tidak heran jika perdebatan soal siapa yang lebih cocok mendampingi Yukari masih sering muncul di forum anime hingga sekarang.

6. Ichika vs Nino vs Miku vs Yotsuba vs Itsuki (Go Toubun no Hanayome)

Jika membicarakan waifu war besar dalam dunia anime, maka mustahil melewatkan Go Toubun no Hanayome. Anime ini menghadirkan kisah cinta yang melibatkan lima saudari kembar Nakano: Ichika, Nino, Miku, Yotsuba, dan Itsuki, yang semuanya berpotensi menjadi pasangan utama bagi Futaro Uesugi. Sejak awal, konsep lima heroine dalam satu cerita sudah menjadi resep sempurna untuk memicu perdebatan tanpa akhir di kalangan penonton.

Setiap karakter memiliki pesona dan daya tarik masing-masing, sehingga waifu war antara para penggemar terasa semakin sengit. Ichika dikenal dewasa dan penuh strategi, Nino tampil berani dan penuh semangat, Miku dengan sisi pemalu yang manis, Yotsuba yang ceria serta tulus, hingga Itsuki yang tegas namun berhati lembut. Perbedaan karakter inilah yang membuat fandom terbagi ke dalam “kubunya” masing-masing, lengkap dengan argumen panjang di media sosial dan forum anime. Hingga kini, perdebatan siapa “best girl” di antara kelima kembar tersebut tetap menjadi salah satu waifu war paling heboh yang pernah ada.

5. Eri vs Utaha (Saekano)

Anime Saekano: How to Raise a Boring Girlfriend juga tak luput dari fenomena waifu war. Dalam ceritanya, Tomoya Aki terlibat dengan beberapa heroine, namun persaingan yang paling mencuri perhatian penggemar bukanlah dari sang heroine utama, melainkan antara Utaha Kasumigaoka dan Eriri Spencer Sawamura, dua heroine yang cukup populer di kalangan para fans. Kehadiran dua karakter dengan sifat yang sangat berbeda ini membuat banyak penonton terjebak dalam dilema, memilih antara sosok senpai yang dewasa atau sahabat masa kecil yang tsundere.

Persaingan ini menjadi bahan utama waifu war di komunitas anime. Utaha, dengan kecerdasannya sebagai penulis ringan dan sikapnya yang tenang namun menusuk, berhasil memikat banyak penggemar yang menyukai karakter berkelas. Di sisi lain, Eriri menawarkan dinamika penuh emosi dengan sisi tsundere yang khas, membuat hubungan dengan Tomoya terasa lebih dramatis dan personal. Kedua karakter ini sama-sama kuat dalam perannya, sehingga hingga kini perdebatan soal siapa heroine terbaik di Saekano masih sering muncul di antara para fans.

4. Yukino vs Yui (Oregairu)

TITIP JEPANG - TITIPJEPANG - WAIFU WAR - BIGGEST WAIFU WAR IN ANIME HISTORY - WAIFU WAR YANG PERNAH MENGHEBOHKAN DUNIA ANIME - WAR WAIFU - OREGAIRU - YUIGAHAMA YUI - YUKINOSHITA YUKINO

Dalam anime Oregairu (Yahari Ore no Seishun Love Comedy wa Machigatteiru), perdebatan terbesar di kalangan penggemar berpusat pada dua heroine utama: Yukino Yukinoshita dan Yui Yuigahama. Keduanya memiliki kedekatan yang unik dengan sang protagonis, Hachiman Hikigaya, dan sama-sama tumbuh dalam dinamika cerita yang penuh dengan introspeksi serta konflik emosional. Tidak mengherankan jika waifu war antara tim Yukino dan tim Yui menjadi salah satu yang paling panjang umurnya di komunitas anime.

Pesona Yukino terletak pada kecerdasannya, sikap dingin yang elegan, serta perkembangan karakter yang membuatnya perlahan membuka hati. Di sisi lain, Yui membawa kehangatan dengan keceriaan dan ketulusan yang tulus, menjadikannya sosok yang mudah dicintai. Kedua karakter ini menawarkan dua sisi berbeda dari hubungan yang diinginkan Hachiman, sehingga waifu war yang lahir dari persaingan mereka sering kali tak sekadar soal “siapa lebih imut,” melainkan juga tentang bagaimana penonton memaknai cinta dan kedewasaan dalam cerita Oregairu.

3. Asuka vs Rei (Evangelion)

TITIP JEPANG - TITIPJEPANG - WAIFU WAR - BIGGEST WAIFU WAR IN ANIME HISTORY - WAIFU WAR YANG PERNAH MENGHEBOHKAN DUNIA ANIME - WAR WAIFU - EVANGELION - ASUKA LANGLEY - REI AYANAMI

Salah satu waifu war paling legendaris dalam sejarah anime datang dari Neon Genesis Evangelion, yang mempertemukan dua heroine ikonik: Asuka Langley Soryu dan Rei Ayanami. Sejak pertama kali tayang pada 1990-an, kehadiran keduanya langsung memecah fandom menjadi dua kubu besar. Asuka hadir dengan sifatnya yang keras kepala, penuh percaya diri, dan emosional, sementara Rei dikenal dengan sikap dingin, misterius, namun memiliki daya tarik unik yang membuat banyak penonton terpesona.

Perbedaan karakter inilah yang membuat waifu war Asuka vs Rei begitu melekat dalam budaya anime. Asuka dianggap mewakili sisi manusia yang penuh amarah, kecemburuan, dan semangat hidup, sedangkan Rei mencerminkan ketenangan dan misteri yang seolah tak tersentuh. Hingga kini, meski sudah puluhan tahun berlalu, perdebatan mengenai siapa heroine terbaik di Evangelion tetap hidup, bahkan diwariskan kepada generasi baru dari fans yang baru mengenal seri ini.

2. Rem vs Emilia (Re: Zero)

TITIP JEPANG - TITIPJEPANG - WAIFU WAR - BIGGEST WAIFU WAR IN ANIME HISTORY - WAIFU WAR YANG PERNAH MENGHEBOHKAN DUNIA ANIME - WAR WAIFU - RE: ZERO - REM RE ZERO - EMILIA RE ZERO

Dalam era anime modern, sedikit yang bisa menandingi popularitas waifu war dari Re:Zero − Starting Life in Another World. Pertarungan abadi ini terjadi antara Rem, si pelayan setia yang penuh pengorbanan, dan Emilia, sang heroine utama yang anggun serta baik hati. Sejak Rem menunjukkan pengakuan cintanya kepada Subaru, banyak penggemar langsung beralih kubu dan menganggapnya sebagai “best girl” sejati, meski cerita tetap menjadikan Emilia sebagai fokus utama.

Perdebatan Rem vs Emilia pun menjalar ke berbagai platform, mulai dari forum anime hingga media sosial. Rem dipuji karena dedikasi, keberanian, dan ketulusannya yang tak tergoyahkan, membuat banyak penonton merasa Subaru lebih pantas bersamanya. Di sisi lain, Emilia tetap mendapat dukungan kuat berkat sifat penyayangnya dan perannya yang penting dalam alur cerita. Hasilnya, waifu war ini menjadi salah satu yang paling ikonik, dengan intensitas diskusi yang bahkan melampaui popularitas animenya itu sendiri.

1. Onodera vs Chitoge (Nisekoi)

TITIP JEPANG - TITIPJEPANG - WAIFU WAR - BIGGEST WAIFU WAR IN ANIME HISTORY - WAIFU WAR YANG PERNAH MENGHEBOHKAN DUNIA ANIME - WAR WAIFU - NISEKOI - NISEKOI ANIME - KOSAKI ONODERA - ONODERA FERRY IRWANDI - CHITOGE - CHITOGE KIRISAKI - KIRISAKI CHITOGE

Tak lengkap rasanya membahas waifu war tanpa menyebut Nisekoi, salah satu anime rom-com yang melahirkan perdebatan besar di kalangan penggemar. Di sini, pertarungan terjadi antara Kosaki Onodera, gadis manis yang menjadi cinta pertama Raku Ichijou, dan Chitoge Kirisaki, gadis tsundere yang penuh energi sekaligus partner dalam hubungan pura-pura. Sejak awal penayangan, konflik cinta segitiga ini langsung memecah penonton ke dalam dua kubu besar: tim Onodera yang mendukung cinta masa kecil, dan tim Chitoge yang percaya pada perkembangan hubungan baru yang tumbuh dari kebersamaan sehari-hari.

Waifu war Onodera vs Chitoge dianggap salah satu yang paling sengit karena keduanya sama-sama memiliki karakter kuat yang sulit ditinggalkan. Onodera digambarkan lembut, penuh perhatian, dan mewakili impian cinta pertama yang murni. Sementara itu, Chitoge menghadirkan dinamika penuh tawa, pertengkaran, sekaligus kehangatan yang membuat hubungan dengan Raku terasa hidup. Pertarungan dua kubu ini bahkan sampai menimbulkan ribuan diskusi di forum anime internasional, dengan argumen panjang tentang siapa heroine yang lebih layak mendapatkan hati Raku. Hingga hari ini, meskipun ending Nisekoi sudah jelas, waifu war Onodera vs Chitoge tetap dikenang sebagai salah satu momen paling heboh dan berkesan dalam sejarah dunia anime.

Pada akhirnya, waifu war adalah cerminan betapa kuatnya ikatan emosional yang bisa terjalin antara penonton dan karakter anime. Perdebatan panjang tentang siapa yang paling layak menjadi “best girl” memang tak pernah benar-benar selesai, karena setiap penggemar memiliki sudut pandangnya sendiri. Namun justru di sanalah letak keseruan budaya fandom anime, di mana perbedaan pilihan tidak hanya memicu diskusi seru, tetapi juga memperkaya pengalaman menonton. Dari Ririna vs Misaki hingga Onodera vs Chitoge, setiap waifu war meninggalkan jejaknya sendiri, membuktikan bahwa karakter fiksi mampu hidup di hati para penontonnya jauh setelah ceritanya berakhir.

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang