Attack on Titan: Requiem mengubah akhir yang kontroversial dari anime yang banyak digemari itu.

Serial anime Attack on Titan resmi berakhir dengan sebuah grand finale yang menyuguhkan salah satu konfrontasi paling epik dalam sejarah anime. Serial ini, yang telah dikenal karena konflik dramatis dan aksi memukau, menyajikan akhir cerita yang intens dan emosional. Namun, seperti banyak cerita besar lainnya, penutup kisah ini tak lepas dari kontroversi. Beberapa penggemar merasa bahwa serangan terakhir dari Scout Regiment bisa dikemas dengan cara berbeda, sehingga memicu lahirnya alternatif kreatif dari komunitas penggemar.
Akhir Alternatif: Attack on Titan: Requiem
Mengambil langkah berani, sebuah studio penggemar bernama Studio Eclypse menciptakan episode alternatif berjudul Attack on Titan: Requiem. Proyek ini menyajikan versi lain dari akhir cerita epik Hajime Isayama. Episode berdurasi lima belas menit ini, telah dirilis secara online dan mendapat perhatian besar dari para penggemar. Dengan kualitas animasi yang mendekati standar Studio MAPPA, Attack on Titan: Requiem berhasil memberikan pengalaman yang tampak seperti bagian asli dari serial tersebut.
Tanpa memberikan terlalu banyak spoiler untuk akhir Attack on Titan atau akhir alternatif baru ini, Requiem mengeksplorasi jalan cerita alternatif di mana keputusan besar Eren Jaeger mendapatkan interpretasi yang berbeda. Versi ini membawa perspektif baru yang menarik bagi penggemar yang ingin melihat bagaimana nasib dunia Attack on Titan jika pilihan Eren berubah.
Dalam cerita orisinal, konflik utama terjadi saat Survey Corps harus menghadapi Eren Jaeger yang telah memperoleh kekuatan Founding Titan. Eren percaya bahwa satu-satunya cara untuk “menyelamatkan dunia” adalah dengan menghancurkan sebagian besar populasi menggunakan kekuatan dahsyat Rumbling, yang mengerahkan ribuan Colossal Titan. Adegan-adegan brutal dari Rumbling menjadi salah satu momen paling gelap dalam sejarah anime, menciptakan fondasi emosional yang intens untuk pertempuran terakhir antara Eren dan teman-temannya, termasuk Mikasa, Armin, dan Levi.
Sementara, proyek baru buatan penggemar memperlihatkan Eren Jaeger mengambil sedikit jalan memutar dari aksi yang kita saksikan di akhir seri aslinya. Dengan pengerjaan yang memakan waktu cukup lama untuk diproduksi, sungguh menakjubkan melihat apa yang terjadi ketika penggemar berbagi hasrat mereka dengan dunia dan melangkah ke arena anime.
Dengan Studio Eclypse yang telah merilis episode pertama Attack on Titan: Requiem berdurasi 15 menit, kini Titipers dapat menyaksikan akhir alternatif seri Attack on Titan.
Hingga saat ini, kreator Hajime Isayama belum memberikan sinyal untuk melanjutkan kisah Scout Regiment dengan sekuel. Namun, ia baru-baru ini merilis cerita pendek tentang masa lalu Kapten Levi, yang membuktikan bahwa dunia Attack on Titan masih memiliki ruang untuk di-eksplorasi. Meski sekuel resmi mungkin tidak pernah terwujud, dampak besar yang ditinggalkan oleh serial ini dalam dunia anime akan terus dikenang.
sumber: comicbook
Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya di sini ^^
Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang