KATEGORI

Belum ada Produk di keranjang kamu, yuk cari produk incaran kamu di sini!

Review Godzilla Minus Zero – Raungan Keputusasaan! Makhluk Raksasa Lain Muncul?!

Godzilla Minus Zero menjadi sekuel yang sangat mendebarkan karena memunculkan raksasa baru yang nggak kalah seram dari Godzilla!

Review Godzilla Minus Zero

TOHO kembali memberikan film Godzilla yang sangat indah! Godzilla Minus Zero merupakan film buatan TOHO yang kembali digarap oleh Takashi Yamazak. Film ini merupakan sekuel dari Godzilla Minus One yang sempat tayang pada tahun 2023.. 

Godzilla Minus Zero baru saja tayang di Indonesia pada 4 November 2026 dan saat ini kalian masih bisa menontonnya di bioskop terdekat. Nah… karena sudah tayang ditambah mimin juga sudah nonton, mari kita lakukan review mengenai film sekuel dari Godzilla Minus One, Godzilla Minus Zero, secara singkat. Apakah menurut mimin pantas untuk ditonton?

Kaiju Yang Berevolusi

Mimin pertama kali bilang Makhluk raksasa, namun mimin akan ubah ke Kaiju langsung saja. Istilah Kaiju disinilah adalah makhluk raksasa yang merupakan monster buas dan bisa menyerang siapapun yang dia lihat. Memang di film disebut sebagai “Dekai Kaibutsu” atau makhluk raksasa.

Menurut mimin, pemeran utama Kaiju-nya bukanlah Godzilla… Melainkan Kaiju bernama Ghidorah. Ghidorah merupakan Kaiju dengan nama yang diambil dari monster asal Yunani, Hydra dan Kaiju satu ini pada awalnya hanya memiliki 1 kepala tapi semua itu berubah ketika karakteristik aslinya muncul…. Yaitu Evolusi. Tidak sesuai judul, tapi Godzilla bakalan muncul kok.

Pada awalnya “kok bisa disebut dengan Ghidorah dari nama Hydra padahal punya satu kepala?,” Hydra pada dasarnya memiliki kepala yang banyak semacam ular, ternyata kita diperlihatkan origin yang jelas di film Godzilla Minus Zero. Dia memakan segalanya yang ada di sekitarnya dan kemudian secara perlahan mengambil seluruh karakteristik unggul dari semuanya, lalu berevolusi.  Kita diperlihatkan dengan kengerian dari Ghidorah yang menghancurkan kota secara membabi buta. Bayangkan Godzilla saja sudah memiliki kekuatan penuh layaknya nuklir, bagaimana jika Ghidorah memiliki karakteristik unggul Godzilla?! Bakalan menjadi gila dong!

Bahkan setelah semua kekuatan evolusi tersebut, dia mendapatkan nama baru di film ini sebagai “King Ghidorah.” Kaiju berkepala tiga dengan raungan petir dan pengendali gravitasi, sebuah evolusi yang sangat mengerikan.

Outstanding Roar of The Kaiju

Mimin akan mengatakan ini dalam review…. Visual dan Sound effect nya benar-benar diluar nalar! Sound effect yang paling diluar nalar adalah raungan dari Kaiju yang muncul di filmnya. Membuat mimin takut sekaligus merinding dengan kengerian yang diberikan oleh mereka. Kamu akan dibuat semakin merasakan kengerian jika Kaiju berada benar-benar di dekatmu sambil menghancurkan kota sekaligus membunuh banyak orang tidak berdosa.

Orang berteriak meminta tolong dengan ketidakberdayaan mereka di hadapan makhluk raksasa yang hanya menyerang tanpa tujuan. Benar-benar ketika menonton, mimin merasa putus asa…. Apalagi melihat para manusia di zaman tersebut belum memiliki teknologi dan senjata yang kuat.

Visual dari dari para Kaiju sangat realistis, ini jelas terbukti penghargaan visual yang mereka terima dari film pertama kembali dan membuat para penonton puas. Terutama visualisasi dari kekuatan regenerasi dari para Kaiju, detail demi detail terlihat. Kedatangan setiap Kaiju pun dibuat dramatik dengan setiap visualnya, kalau untuk setiap serangannya juga terlihat sangat keren juga deh pokoknya. Benar-benar over the top!

Btw, mimin nonton versi yang reguler ya, kalau nonton yang audio atau yang visual 3D premium bakalan gimana tuh kira-kira penampilan di layar lebar untuk para Kaiju? Makin serem pastinya…

Kegilaan Dunia Pasca Kehancuran

Sekarang kita akan membahas kedalam segi cerita. Disini masih mengambil latar belakang pasca perang dunia ke II, selisih waktunya dari film pertama adalah sekitar 2 tahun. Godzilla yang seharusnya sudah terbunuh, ternyata muncul sebagai Kaiju yang bisa dibilang cukup tenang. Ditambah kondisi di Jepang sangatlah kacau ketika perang dunia ke II, dan saat ini mereka diawasi oleh Amerika karena kondisi Kaiju mereka.

Karakter utama manusianya masih sama yaitu Koichi Shikishima yang diperankan oleh Ryunosuke Kamiki dan heroine nya Noriko Oshi yang diperankan Minami Hamabe. Keduanya kini telah berkeluarga dan memiliki seorang anak angkat bernama Akiko. Mereka semua hidup bahagia… itu yang seharusnya terjadi sampai Ghidorah muncul! Mereka harus mendapatkan kenyataan pahit bahwa Jepang membutuhkan mereka, entah itu Koichi sebagai pilot yang handal ataupun Noriko yang memiliki sesuatu kekuatan yang disembunyikan. Tragedi demi tragedi menghampiri mereka berdua.

Mereka berdua berada bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Jepang  berusaha untuk menyelesaikan masalah Kaiju. Badan Penanggulangan Bencana yang dipimpin oleh Kenji Noda dan ada meteorologis yang baru bergabung yaitu Makoto Aoyama membuat berbagai macam rencana untuk memutar balikkan keadaan melawan Kaiju, meski ribuan orang jadi korban.

Drama semakin kuat dengan kemunculan Kanji Murakami, sang profesor yang menginginkan balas dendam terhadap Godzilla karena telah membakar keluarganya. Dia bahkan rela melakukan semua cara agar bisa membunuh Godzilla, rencana gila pun dilaksanakan oleh nya sampai mengorbankan MC perempuan kita.

Dalam film ini, Amerika mengambil banyak kesempatan untuk menguasai seluruh kekuatan dari Kaiju yang muncul di Jepang, dan unsur politik nya cukup terasa. Bahkan dengan kemunculan konflik ini, mimin bisa bilang bahwa film Godzilla masih bisa dikembangkan lagi ke cerita selanjutnya. Tapi bakalan terkesan sangat memaksa, dan hanya berfokus ke konflik manusia saja.

Godzilla Jadi MVP?

Meskipun kamu mau nonton dari sekuelnya, Godzilla Minus Zero, kamu bakalan paham alur cerita awalnya. Banyak beberapa keadaan flashback yang membuat kamu paham dengan kejadian di film pertamanya. Jangan ragu buat langsung nonton film sekuel ini ya.

Kamu akan dikejutkan dengan 1 tokoh yang akan muncul sebagai cameo di film ini. Kalian harus menontonnya untuk melihat siapa orang tersebut.

Mimin sudah sebutkan sebelumnya, Kaiju utama di film ini adalah Ghidorah. Tapi untuk MVP nya tetap diberikan kepada Godzilla. Motif Kaiju kurang jelas disini, karena Godzilla muncul entah kenapa walaupun sudah mati. Meski Godzilla di serang pun, dia tidak membalas. Sesuatu hal yang ganjal namun seharusnya ada makna di dalamnya, “Kenapa dia bangkit setelah 2 tahun?” atau karena film ini hanya berisi monster pada umumnya yang hanya ingin menghancurkan sesuatu yang ada di depannya? Mimin masih gagal paham untuk hal ini. Tapi overall bisa mimin nikmati walau Kaiju bergerak tanpa motif kuat di dalamnya.

Film ini sangat memuaskan selain aspek motif monster tersebut. Kalau mimin tidak terbiasa melihat monster yang benar-benar monster di layar lebar sampai dibuat ketakutan. Mimin saranin yang mau terjun ke dunia monsterverse, cobalah dimulai dari film ini, pengenalannya sederhana, dan diberikan panggung yang pas untuk monster tersebut.

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang! Yuk, baca artikel lainnya di sini ^^

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang

Mau Titip Barang dari Jepang?

Bingung belinya gimana atau berapa total biayanya sampai Indo? Kasih tahu MinTip barang yang kamu cari! MinTip akan bantu cek dan infokan total harga bersihnya. Mau tanya-tanya dulu juga boleh. Isi form di bawah ini, ya!^^