Klaim Beli Pulau di Jepang, Warga Cina Hebohkan Media

titip jepang - beli pulau di jepang

Media Cina dan Jepang sempat terguncang oleh kabar mengejutkan seorang warga Cina yang mengklaim dirinya membeli pulau di Jepang.

Baru-baru ini media Cina dihebohkan dengan berita seorang Wanita dari Cina yang telah mengklaim telah membeli sebuah pulau tak berpenghuni di Prefektur Okinawa, Jepang. Kabar tersebut menyulut reaksi negatif masyarakat Jepang dan bahkan beberapa warga Cina sendiri. Mereka menganggap aksi tersebut sebagai bentuk tidak langsung dari “Perluasan Wilayah Cina”.

Pulau tak berpenghuni tersebut adalah Pulau Yanaha. Pulau Yanaha terletak di utara Prefektur Okinawa. Meskipun secara geografis pulau tersebut tidak memiliki “nama” dalam peta Jepang, namun menurut catatan publik sebagian dari pulau tersebut telah dimiliki oleh sebuah perusahaan konsultan yang berbasis di Tokyo. Perusahaan tersebut memang terafiliasi dalam bisnis Cina sejak Februari 2021. Berdasarkan paparan dari Kantor Desa Izena yang memiliki wewenang melakukan pengawasan terhadap pulau tersebut, perusahaan konsultan tersebut memiliki sekitar 50% dari total tanah yang ada.

titip jepang - beli pulau di jepang

Meskipun belum tercatat dengan nama resmi dalam peta Jepang, perlu diketahui bahwa Pulau Yanaha adalah tempat yang eksotis dan populer sebagai tempat memancing, berkemah dan aktivitas outdoor lainnya. Dengan pemandangan eksotis tersebut, tentu banyak pihak tertarik untuk membeli tanah di pulau ini.

Unggahan video yang diposting warga Cina melalui media tersebut merekam jelas pemandangan di area Pulau Yanaha. Hingga pada akhirnya unggahan tersebut sampai dan mendapatkan notice dari Perusahaan Konsultan yang mengklaim telah membeli pulau di Jepang itu dan  mengakuisisi Pulau Yanaha dalam situs web mereka.

Terlepas dari status resmi kepemilikan Pulau Yanaha, perlu diketahui salah satu penyebab kontroversi berita tersebut adalah reaksi warga Cina yang tidak mempunyai tanah di negaranya merasakan kecemburuan sosial. Bahkan, beberapa dari mereka justru terang-terangan mendukung pembelian tanah di Kepulauan Senkaku yang terletak di sebelah tenggara Laut Cina Timur. Pulau tersebut sempat diklaim oleh Beijing dengan nama Diayou.

Bukan tanpa alasan kasus warga Cina yang mengklaim telah membeli pulau di Jepang ini menghebohkan media Jepang. Sejatinya, Negara Jepang dan Cina memiliki catatan merah sejarah dalam kasus ini, mengingat kedua negara pernah terlibat dalam perebutan wilayah teritorial.

Berdasarkan perjanjian San Fransisco, setelah berakhirnya Perang Dunia II, sesuai dengan perjanjian, bahwa Jepang akan mengembalikan wilayah jajahannya. Dalam hal ini juga disebutkan bahwa Jepang akan mengembalikan wilayah Taiwan ke Cina. Namun, Kepulauan Senkaku yang terletak di sebelah tenggara laut Cina Timur ini tidak termasuk dalam perjanjian tersebut, sehingga Jepang merasa tidak perlu mengembalikan pulau-pulau tersebut ke Cina. Oleh karena itu, hingga kini kasus pembelian tanah ini masih sering menjadi kontroversi kedua belah pihak, karena dianggap sebagai langkah untuk memperluas wilayah Negara Cina.

Sebagai negara kepulauan yang memiliki 6.852 pulau, hampir 3/4 wilayah Jepang adalah dataran tinggi dengan pemandangan yang mampu memanjakan mata. Sehingga tidak heran apabila beberapa oknum tertarik untuk membeli pulau di Jepang.

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang ya! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

Sumber : japantimes.co

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *