Shock Wave Efek dari Erupsi di Tonga Akibatkan Gelombang Pasang

Dilansir dari The Asahi Shimbun kemarin (16/3), berdasarkan pendapat ahli shock wave efek erupsi besar gunung bawah laut di dekat Tonga pada 15 Januari lalu rupanya merupakan penyebab gelombang pasang di sepanjang garis pantai Pasifik Jepang.

Kelompok studi dari Badan Meteorologikal Jepang menyatakan dalam draf laporan yang disusun pada 15 Maret, gelombang pasang tersebut berbeda dari gelombang pasang biasa yang diakibatkan oleh gempa lepas pantai yang kuat.

Laporang tersebut mencatat adanya gangguan pada atmosfer setelah terjadinya erupsi Gunung Hunga Tonga-Hunga Ha’apai sekitar pukul 1 siang waktu setempat pada 15 Januari.

Erupsi tersebut menghasilkan tekanan udara yang menciptakan gelombang yang kemudian bergerak dan mencapai pulau utama Kepulauan Honshu, 8000 km dari pusat erupsi, pada pukul 20.40 waktu setempat, berdasarkan analisis gambar yang diambil oleh satelit cuaca Himawari milik Jepang.

Kurang lebih 30 hingga 60 menit kemudian, observatorium-observatorium di Jepang mulai mendeteksi perubahan tingkat pasang surut air laut. Perubahan pasang surut tersebut terjadi tiga hingga empat jam lebih awal dari waktu kedatangan tsunami yang diakibatkan oleh gempa lepas pantai.

Kelompok studi ini akan menyelesaikan laporan yang didasari oleh pengamatan analitis mereka paling cepat akhir bulan ini.

Meskipun ada korelasi antara erupsi gunung berapi tersebut dengan shock wave yang terjadi, mereka mengatakan sulit untuk memrediksi perubahan pasang surut air laut di Jepang. Untuk saat ini kelompok itu menekankan pentingnya memantau perubahan tinggi permukaan air laut di obsertvatorium luar negeri.

Sekitar pukul 19.00 waktu setempat pada 15 Januari Badan Meteorologi Jepang mengatakan mereka tidak memrediksi adanya potensi tsunami setelah erupsi gunung berapi Hunga Tonga.

Namun mereka kemudian mengeluarkan peringatan akan ancaman tsunami setelah mencatat adanya perubahan satu meter atau lebih pada tinggi permukaan laut di sepanjang garis pantai Pasifik Jepang mulai tengah malam hingga dini hari tanggal 16 Januari.

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

Sumber : asahi 

Jangan lupa Ikuti juga media sosial Titip Jepang:
Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang

Tinggalkan Balasan