REVIEW Manga GENDER X BORDER: Karya Komikus Lokal yang Menangi MANGAPlus Award

Titip Jepang - Review Gender x Border

GENDER x BORDER, manga buatan komikus Indonesia, berhasil menyabet penghargaan Bronze Award di Manga Plus Creators bulan September. Manga buatan komikus dengan nama pena Mzhiro ini menempati peringkat pertama sebagai manga terfavorit di bulan September.

GENDER X BORDER merupakan manga bergenre romance dan sci-fi. Ceritanya berlatar jauh di masa depan, dimana pria dan wanita hidup terpisah di 2 negara yang berbeda. Selama bertahun-tahun, mereka berperang melintasi batas negara.

BACA JUGA: Manga Indonesia GENDER x BORDER Raih Penghargaan di Manga Plus Creators

 CERITA KLISE NAMUN ENJOYABLE 

 

Jauh di masa depan, pria dan wanita tinggal terpisah, mereka hidup di negara berbeda. Mereka berkembang biak dengan menggunakan teknologi kloning. Negara Pria dipimpin oleh King Joko yang merupakan raja ke-777 negara tersebut. Sementara Negara Wanita dipimpin oleh Queen Sima yang merupakan ratu ke-777 negara tersebut.

Kedua negara saling bertikai satu sama lain. Hingga pada suatu hari, ilmuwan kedua negara mengatakan bahwa manusia kloning akan kesulitan bertahan dari virus mematikan dan menyarankan berkembang biak dengan ‘cara tradisional’. Pada suatu kejadian, secara tak terduga kamar King Joko dan Queen Sima terhubung, hal itu kemudian mengubah kehidupan kedua pemimpin.

Cerita yang disajikan manga karya Mas Hiro ini sebenarnya cukup klise. Arah plotnya sudah bisa tertebak, seperti layaknya cerita pada FTV. Dari yang awalnya bertikai, namun lama-lama jatuh cinta. Akan tetapi, Mas Hiro bisa membawakan cerita ini dengan cukup menghibur. Well, karena manga ini karya orang Indonesia, kita bisa memahami jokes yang disampaikan oleh Mas Hiro.

 GAMBARAN FEMINISME DAN PATRIARKI 

Secara garis besar manga ini secara tersirat mengangkat realitas zaman sekarang, di mana kalangan perempuan dan laki-laki sering berdebat. Apalagi sekarang makin marak fenomena  feminisme dan patriarki.

Negara Perempuan mengejek laki-laki sebagai makhluk yang barbar dan kotor. Sementara itu, laki-laki mengejek perempuan sebagai makhluk lemah dan berisik. Dua hal itu juga sering terjadi dalam kolom komentar perdebatan laki-laki dan perempuan di dunia maya.

Dalam dunia di manga tersebut, mereka semua tidak pernah merasakan apa itu cinta. Ketika dua pasang laki-laki dan perempuan menghabiskan waktu bersama, mereka merasakan suatu hal yang tidak pernah mereka rasakan sebelumnya. Penutup cerita di manga ini cukup wholesome. 

BACA JUGA: Mengenal Manga atau Komik Jepang

 GENDER X BORDER, WORTH TO READ? 

Sebagai manga pertama yang memenangkan penghargaan di Manga Plus Creators manga ini cukup menghibur untuk dibaca. Dan tentu saja dengan membaca manga ini secara legal, merupakan langkah apresiasi kita terhadap komikus lokal, Mas Hiro selaku penulis cerita dan Hievasp sebagai ilustrator.

Cerita pada manga GENDER X BORDER ini juga memiliki nilai moral untuk kita. Bahwa kita, laki-laki dan perempuan untuk tidak saling bertikai, karena pada hakikatnya kita adalah makhluk yang saling melengkapi.

Bagi kalian yang ingin membacanya, bisa dengan membuka situs medibang mangaplus creator, silahkan klik di sini. Manga ini juga sudah di-upload di situs mangaplus, silahkan klik di sini.

Ikuti terus berita terbaru dari kanal-kanal Titip Jepang! Yuk, baca artikel lainnya di sini^^

Sumber:  MediBang Manga Plus Creators website

Instagram: @titipjepang
Twitter: @titipjepang
Facebook: Titip Jepang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *