Tomegoro Yoshizumi, Intel Jepang yang Membelot

Intel Jepang ini membelot dan berpihak untuk kemerdekaan Indonesia – Titip Jepang Mengenang Pahlawan (Episode 1)
.
Tomegoro Yoshizumi merupakan salah satu tentara Jepang yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia dan menjadi orang yang sangat dihormati oleh Soekarno.
.
Yoshizumi adalah pria berusia 21 tahun yang berasal dari Oizumi-Mura Nishitagawa ketika beliau menjadi salah satu spion militer Jepang yang bertugas di Hindia Belanda.
.
Pada 1935, Yoshizumi mendapat tugas menjadi reporter di koran Nichiran Shogyo Shinbun dan gencar mengampanyekan jargon “Asia untuk Asia” dan “Jepang Saudara Tua” sehingga menuai kritikan dan respons keras dari pemerintah Hindia Belanda.
.
Ketika Yoshizumi menjadi redaktur Tohindo Nippon pada 1941, beliau dideportasi oleh pemerintah Hindia Belanda karena aktivitas jurnalismenya sehingga ia menjalani penahanan di Australia.
.
Penahanan itulah yang kemudian mengubah Yoshizumi dari penganut sayap kanan, menjadi beridealisme sayap kiri dan membuatnya bersimpati apda gerakan kemerdekaan Indonesia.
.
Yoshizumi pun berjuang dalam membantu kemerdekaan Indonesia dan menjadi salah satu tokoh kunci pejuang Jepang yang membantu kemerdekaan Jepang bersama.
.
Yoshizumi pun sempat mendapatkan nama “Arif” yang diberikan oleh Tan Malaka. Namun, ia gugur pada 10 Agustus 1948 ketika bergerilya mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Blitar, Jawa Timur. Sekarang makamnya bisa ditemukan di Taman Makam Pahlawan Blitar.

Tinggalkan Balasan